Berita

Api Obor Olimpiade

Olahraga

Warga London Tumpah Ruah

Sambut Api Obor Olimpiade
SABTU, 28 JULI 2012 | 08:58 WIB

Hampir tiga juta orang turun ke sejumlah jalanan di ibukota Inggris, London untuk melihat pawai estafet obor Olimpiade London 2012.

Selama 70 hari perjalanannya ke penjuru Inggris, warga yang menyambut obor itu seluruhnya berjumlah 13 juta orang.

Obor tersebut telah berkeliling ke empat sudut negara Inggris, melewati sejumlah gedung Istana, Gereja Katedhral, gunung dan sungai. Obor Olimpiade itu juga dibawa menuju ke lokasi pengambilan gambar sebuah opera televisi ternama di Inggris.

Namun, peristiwa paling ber­sejarah akan terjadi di Olympic Park, Jumat (dini hari tadi), saat obor itu membakar kuali besar di upacara pembukaan Olim­pia­de 2012. “Apakah kita siap? Apa­kah kita siap? Ya, kita siap,” kata Walikota London Boris John­son memancing teriakan 60.000 orang di Kota Hyde Park.

Perjalanan obor Olimpiade itu memicu kegembiraan dan kebanggaan tersendiri bagi ma­syarakat Inggris, kendati mereka di­kenal sinis dan memiliki sed­ikit rasa humor.

Kemeriahan warga London dalam menyambut obor itu menjadi hal yang lebih istimewa daripada kegiatan pemanasan menjelang Olimpiade London 2012.

Kebahagiaan itu telah menye­li­muti semua masyarakat Lon­don, terlepas dari sejumlah peris­tiwa merugikan, seperti kega­galan transportasi publik dan diplomasi palsu untuk Korea Utara. “London sudah menanti-nan­tikan peristiwa ini cukup la­ma dan akhirnya terjadi juga,” kata pekerja teknik informatika Pau­line (48).

Pauline mengaku menyak­sikan nyala api Olimpiade itu dari luar Istana Buckingham. Tem­pat tinggal keluarga Kera­jaan Inggris tersebut menjadi salah satu tempat pemberhentian obor pada dua hari menjelang bera­khirnya pawai estafet.

Selain itu, Gereja Katedhral Santo Paulus, yang berusia 300 tahun, dan Downing Street men­ja­di tempat persinggahan se­men­tara bagi si obor. Perdana Men­teri David Cameron juga sempat me­nyambut kedatangan obor Olim­piade di Downing Street. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya