Berita

Paraskevi ‘Voula’ Papa­christou

Olahraga

Papachristou Dipulangkan Dari Olimpiade

Gara-gara Komentar Rasis Di Twitter
JUMAT, 27 JULI 2012 | 09:01 WIB

Akibat komentarnya di akun Twitter, atlet lompat jangkit asal Yunani, Paraskevi ‘Voula’ Papa­christou kena batunya.

Papachristou dicoret dari tim­nas Olimpiade Yunani akibat ki­cauanya yang berbau rasis.

Dalam akun Twitter pribadi­nya, Papachristou menulis: “De­ngan begitu banyak orang Afrika di Yu­nani.... nyamuk-nyamuk pe­nyebar virus West Nile pun ber­ebut ma­kanan di rumah!!!” tulis­nya.

Akibat pernyataan tersebut, Papachristou telah dikeluarkan Komite Olimpiade Yunani me­nyusul komentar rasisnya terha­dap imigran asal Afrika. Atlet mu­da berusia 23 tahun ini harus dipulangkan ke Negeri Para De­wa walau dirinya telah menguta­rakan permintaan maaf.

“Menyusul keputusan Dewan Administrasi Delegasi Yunani, at­let lompat jangkit Paraskevi Pa­­pachristou harus dijatuhi hu­ku­man setelah komentarnya yang bertentangan dengan nila-nilai yang dijunjung dalam Olimpia­de,” sebuah pernyataan resmi dari delegasi komite Olimpiade Yu­na­ni di situs www.hoc.org.

Dalam permintaan maaf yang ditulis di akun Facebook-nya, Papachristou menuliskan bahwa apa yang terjadi di akun Twitter-nya hanya sebuah lelucon dan ia sa­ngat menyesal.

“Saya ingin menyampaikan per­mintaan maaf yang tulus un­tuk sebuah lelucon tidak berkelas yang telah saya tulis di akun Twi­tter pribadi. Saya sangat malu dan menyesal. Saya tidak bermak­sud untuk menyinggung siapa pun,” tulis Papachristou.

Voula, sapaan akrab, juga me­ngatakan bahwa Olimpiade me­rupakan mimpi terbesar dan dia tidak mungkin dengan sengaja melakukan pelecehan ras. Atlet yang pernah menjuarai kompe­tisi European U23 Champion­ships di tahun 2011 ini juga me­negaskan dirinya sangat meng­hor­mati dan tidak pernah mela­kukan hal yang bersifat diskrimi­nasi ras. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya