Berita

zaki iskandar

Gagal Datangkan Dua Klub Eropa, PSSI Tidak Profesional

KAMIS, 26 JULI 2012 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kerindungan publik pencinta sepakbola tanah air terhadap kehadiran klub-klub besar di Eropa kembali terusik. Pasalnya, PSSI batal memboyong kedatangan dua klub besar Everton (Inggris) dan Galatasaray (Turki) dalam turnamen sepak bola Java Cup 2012 yang dijadwalkan berlangsung 26 hingga 29 Juli 2012 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Bagi Anggota Exco KPSI, Ahmed Zaki Iskandar, ketidakmampuan PSSI mendatang Everton dan Galatasaray semakin menunjukkan bahwa PSSI di bawah kepemimpinan Johan Arifin tidak profesional. Sebagai organisasi persebakbolaan tingkat nasional, seharusnya mampu mengundang klub-klub ternama, tidak hanya sekelas Everton dan Galatasaray.

"Tapi nyatanya, mereka tidak mampu. Masa organisasi sekelas PSSI kalah sama beberapa promotor yang belakangan ini mampu membawa klub-klub ternama lainnya seperti LA Galaxy, Inter Milan dan  Queens Park Ranger datang ke Indonesia," ujar Zaki (Kamis, 26/7).

Selanjutnya, Zaki meminta agar pengurus PSSI lebih profesional dalam mengelola event-event sepakbola yang akan dilakukan. Kegagalan PSSI membawa Everton dan Galatasaray jelas-jelas akan membawa dampak negatif yang kurang menguntungkan bagi citra Indonesia di mata dunia internasional, termasuk citra dunia sepakbola Indonesia.

"Jangankan meningkatkan citra sepakbola Indonesia, di bawah kepemimpinan Johar Arifin, prestasi sepakbola Indonesia terus merosot," tutur, anggota Komisi I DPR, yang juga calon Bupati Kabupaten Tangerang dalam Pemilukada Tangerang Desember 2012 mendatang.

Everton sendiri secara resmi telah menyatakan mundur dari keikursertaannya dalam Java Cup 2012. Lewat situs resminya, tim berjuluk The Toffes itu menyampaikan keputusan untuk tidak ikut ambil bagian dalam turnamen Java Cup. Everton telah mengirim tim perencana dan tim keamanan ke Jakarta akhir pekan lalu. Mereka berkali-kali meminta kejelasan dan jaminan keamanan dari penyelenggara.

"Sayangnya, kami belum menerima jawaban yang dibutuhkan sampai tenggat waktu berakhir. Jawaban tersebut penting untuk memastikan kami turut berpartisipasi," ujar juru bicara Everton dalam situs resmi mereka. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya