Berita

mega-prabowo/ist

Gerindra: Tidak Ada Kepentingan Sempit Prabowo dan Mega di Pilkada Jakarta!

RABU, 25 JULI 2012 | 16:15 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama dicalonkan PDI Perjuangan dan Partai Gerindra karena visi dan rekam jejak mereka yang kerakyatan dan tidak korup.

Demikian disampaikan anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, beberapa saat lalu. Dia membantah penilaian yang menyebut Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, tengah memoles citranya lewat pencalonan pasangan itu, terutama lewat sosok Basuki T. Purnama (Ahok).

"Visi dan rekam jejak adalah pertimbangan strategisnya yang didasari akal sehat dan bukan karena pertimbangan taktis atau kepentingan sempit seperti kepentingan pribadi Pak Prabowo atau Ibu Megawati," tegas Martin beberapa saat lalu (Rabu petang, 25/7).


Dia menegaskan, dukungan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto terhadao pencalonan Joko Widodo sebagai Gubernur DKI datang dari ketulusan untuk melakukan perubahan. Tidak ada sedikitpun tujuan dukungan tersebut terkait politik uang atau maksud lain yang pragmatis.

"Malah kader dan simpatisan PDIP dan Gerindra saweran mengumpulkan uang untuk membantu biaya kampanye Jokowi," lugas Ketua Fraksi Gerindra di MPR itu.

Mengapa Megawati dan Prabowo begitu keras niatnya untuk mencalonkan Jokowi-Ahok?
[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya