Berita

Pengrajin Tempe dan Tahu Mogok Mulai Hari Ini Sampai Jumat

RABU, 25 JULI 2012 | 09:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Mulai hari ini (Rabu, 25/7) hingga Jumat (27/7), tahu dan tempe dipastikan langka di Jakarta, bahkan di seluruh penjuru Tanah Air. Pasalnya, semua produsen tempe dan tahu mogok massal dalam berproduksi.

"Saya bersama-sama rekan pengusaha tempe tidak melakukan produksi karena kita menginginkan harga bahan tempe berupa kedelai tidak naik," ucap Kusril (42) yang telah bergelut dengan usaha produksi tempe selama 15 tahun.

Kenaikan bahan baku tempe berupa kedelai sudah berlangsung dua bulan yang berkisar Rp 600 ribu. Namun belakangan ini mengalami kenaikan menjadi Rp 800 ribu per kuintal.

"Selama dua bulan tersebut kami bersama dengan teman bersepakat untuk tidak menaikan harga penjualan, walaupun sebenarnya bisa mengalami kerugian," keluh Kusril saat ditemui JakartaBagus.Com di rumah produksinya di wilayah Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Harga tempe yang ia jual kisaran harga Rp 4 ribu hingga Rp 6 ribu per balok. Jika memang pemerintah tak kunjung memperhatikan nasih mereka, para pedagang pun akan menaikkan harga tempe sebesar Rp 10 ribu per balok.

"Kami berharap pemerintah memperhatikan nasib para pedagang tempe, seperti mencari solusi menekan tingkat bahan baku pembuatan tempe," pintanya.

Dalam per hari, tempat usahanya mampu memproduksi 700 balok tempe. Untuk sementara, Kusril dan rekan-rekan seprofesi tidak ingin mempermasalahkan untung rugi dengan aksi mogok massal nanti. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya