Berita

presiden sby

Presiden PKS Pastikan Bukan Anak Buahnya yang Disinggung SBY

RABU, 25 JULI 2012 | 09:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berhak untuk menyampaikan bahwa menteri yang tidak bisa membagi waktu antara kerja di kementerian dan di partai politik untuk mengundurkan diri.

Hal itu disampaikan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq kepada Rakyat Merdeka Online usai buka puasa bersama di rumah Hidayat Nur Wahid di Kemang Selatan, Jakarta tadi malam (24/7).

"Itu haknya beliau untuk menyampaikan. Mungkin indikator itu sangat kuat dirasakan oleh beliau," jelasnya.

Tapi Presiden PKS ini memastikan bahwa yang disinggung oleh SBY itu bukan anak buahnya yang ada di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II.

"Karena menteri PKS semua sudah tidak lagi jadi fungsionaris partai. Itu yang dimaksudkan, kan fungsionaris partai yang menteri. Di PKS tidak ada fungsionaris partai yang menteri. Semua menteri langsung kita cut off tidak lagi jadi fungsionaris," dalihnya.

Di KIB II, ada tiga kader PKS. Yaitu, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dan Menteri Pertanian Suswono.

Apakah tidak sebaiknya SBY menunjuk hidung langsung menteri yang dimaksud supaya tidak jadi polemik? 

"Beliau lebih tahu apa yang beliau ucapkan. Dan lebih tahu langkah yang akan diambil. Itu hak prerogatif beliau," jawabnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya