Berita

hidayat nur wahid

PKS akan Dukung Calon yang Usung Agenda Hidayat Nur Wahid

RABU, 25 JULI 2012 | 09:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Keadilan Sejahtera sampai saat ini belum menentukan sikap politik pada putaran kedua pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 20 September mendatang. PKS sampai saat ini sedang mengkaji pilihan apa yang akan diambil.


Hal itu dikatakan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq kepada Rakyat Merdeka Online usai buka puasa bersama di rumah Hidayat Nur Wahid di Kemang Selatan, Jakarta tadi malam (24/7).

"Kita sudah mempelajari dan menggelar survei untuk memahami apa kondisi di lapangan. Mana yang terbaik buat PKS. Kita masih belum mengambil keputusan," jelasnya.

Tapi yang jelas, dia mengungkapkan, pihaknya akan mendukung pasangan calon yang memiliki agenda sama dengan program yang disampaikan oleh cagub PKS Hidayat Nur Wahid.

"Yang penting kita berjuang untuk sebuah agenda. Agenda sosial, ekonomi, politik. Ada sekian agenda yang sudah dikumandangkan oleh Pak Hidayat. Siapa di antara mereka yang lebih dekat dengan agenda Pak Hidayat dan itu yang akan dipilih," tandasnya.

Di tempat yang sama, Hidayat mengungkapkan, saat ini dirinya belum pernah bertemu dengan Fauzi Bowo. Tapi, Hidayat tidak menampik bila memang cagub incumbent itu bertemu dengan pengurus PKS.

"Saya tidak tahu," ungkapnya soal isi pertemuan PKS dengan Fauzi Bowo.

Untuk Joko Widodo, calon lain yang akan maju pada putaran kedua, mantan Presiden PKS ini mengaku pernah mengadakan pertemuan. Tapi dia ingatkan, pertemuan itu pada saat pencoblosan Rabu (11/7) lalu belum selesai, bukan setelah pencoblosan.

"Saat itu belum ada exit poll. Jadi tolong diluruskan," ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, Walikota Solo itu mengungkapkan, dua tujuannya bertemu dengan Hidayat. Yaitu, ingin bersilaturrahim. Kedua Joko akan mendukung pasangan Hidayat Didik J. Rachbibni apabila masuk putaran kedua. Sebaliknya, Joko berharap didukung apabila dia yang lolos.

Terhadap permintaan pertama, Hidayat menyambut baik. Karena dalam berpolitik tidak boleh ada permusuhan. Tapi, untuk yang kedua, Hidayat tak menjawab secara eksplisit.

"Tapi untuk dukungan Pak Jokowi kalau masuk putaran kedua, saya bilang masih banyak masalah yang belum selesai seperti DPT, saksi yang diintimidasi dan money politic. Artinya saya belum mempunyai komitmen dengan calon manapun," tegas Hidayat. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya