Berita

saan mustopa/ist

Demokrat: Pidato SBY Mempertegas Upaya Pemberantasan Korupsi

SENIN, 23 JULI 2012 | 20:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Demokrat menilai tak ada yang salah dalam pidato Presiden SBY bahwa ada kongkalingkong antara eksekutif dan legislatif dalam menggarong uang negara.

"Itu kita pahami dalam konteks positif. Di ujung pernyataan (SBY) menyatakan menyerahkan kepada aparat hukum dalam hal ini KPK," kata Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Saan Mustopa dalam diskusi live di Metro TV sesaat tadi (Senin, 23/7).

Pernyataan SBY itu, kata dia, menegaskan bahwa tidak akan pernah ada proteksi terhadap siapapun eksekutif yang terlibat.


"Ini bukan ancaman, ini kita pahami sebagai upaya untuk memperbaiki kondisi bangsa, dan penegasaan kembali upaya pemberantasan korupsi," tandasnya.

Sementara bagi pengamat politik dari CSIS, J Kristiadi, pidato SBY itu tak lebih sebagai upaya presiden mencari dukungan dari anggota koalisi.

"SBY memerlukan dukungan politik yang kongkrit, sehingga dia melempar bola itu," katanya

Namun, lanjutnya, dukungan urung disampaikan partai-partai anggota koalisi. Tak ada satu pun yang menyatakan dukungan sehingga tidak memperteguh keinginan SBY itu.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya