Berita

Suryadharma Ali

PILPRES 2014

Dari Internal PPP, Suryadharma Ali Masih Leading

MINGGU, 22 JULI 2012 | 15:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Di samping Jusuf Kalla, PPP juga tetap memantau kandidat lain yang juga muncul sebagai aspirasi yang muncul saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP Februari 2012 lalu di Kediri, Jawa Timur untuk dibawa ke Mukernas II tahun 2013 mendatang.

Selain Jusuf Kalla, nama lain yang muncul sebagai calon presiden yang layak didukung dari ekseternal PPP adalah Ketua MK Mahfud MD, Ketua Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, dan akademisi Anies Baswedan dan beberapa nama  lainnya. 

Hal itu disampaikan Jurubicara DPP PPP M. Arwani Thomafi petang ini (Minggu, 22/7).

"Terkait dengan capres dari internal PPP, hingga saat ini nama Ketum DPP PPP Suryadharma Ali masih leading sebagai satu-satunya yang diusulkan oleh internal PPP," jelasnya.

Tentunya, semua aspirasi yang muncul dari internal PPP baik mengajukan nama internal PPP maupun eksternal PPP juga akan terus diformulasikan untuk dikerucutkan dalam Mukernas II 2013 mendatang.

"Untuk mempersiapkan itu, saat ini DPP PPP telah membentuk Lembaga Pemenangan Pemilu Presiden yang dikomandani oleh Bapak Lukman Hakim Saefudin," tandas Arwani, anggota Komisi V DPR yang juga Sekretaris Fraksi PPP ini. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya