Berita

jusuf kalla

Partai Kabah Semakin Kepincut kepada Jusuf Kalla

MINGGU, 22 JULI 2012 | 15:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

PPP terus melakukan pendalaman terhadap nama-nama calon presiden yang muncul saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I PPP Februari 2012 lalu di Kediri, Jawa Timur untuk dibawa ke Mukernas II tahun 2013 mendatang.

Hal itu disampaikan Jurubicara DPP PPP M. Arwani Thomafi petang ini (Minggu, 22/7).

"Nama Jusuf Kalla, tokoh eksternal yang paling banyak mendapat dukungan dari internal PPP dalam Mukernas I, tentunya kami akan terus memonitor kinerja serta sepak terjang JK serta tren elektabilitas oleh berbagai lembaga riset politik," ujarnya.

Misalnya, riset terbaru akhir oleh Saiful Mujani and Research Consulting
(SMRC) Juni lalu yang menempatkan Jusuf Kalla sebagai calon presiden urutan ketiga dengan elektabilitas  9,6 persen, setelah Megawati Soekarnoputri (17,6 persen) dan Prabowo Subianto (16,7 persen).

"Elektabilitas JK yang cenderung baik ini tentu akan menjadi dinamika yang menarik pada Mukernas II tahun depan," sambung anggota Komisi V DPR ini.

Karena bagaimanapun juga, partai berlambang kabah ini menginginkan capres yang diusung kelak akan memenangi pemilihan presiden. Faktor elektabilitas tentu menjadi salah satu syarat penting untuk berkompetisi dalam Pemilu Presiden.

"Selain itu, posisi JK yang terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada awal Juni lalu, semakin mendekatkan psikologi politik PPP dengan JK yang memang memiliki jejak rekam kedekatan yang cukup baik dengan umat Islam.  Terlebih bila dibandingkan dengan nama-nama capres yang belakangan telah muncul," tandas Sekretaris Fraksi PPP ini. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya