Berita

hidayat nur wahid

Hidayat Nur Wahid: Apa Bedanya Joko Widodo dan Fauzi Bowo?

MINGGU, 22 JULI 2012 | 11:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kubu Joko Widodo-Basuki T. Purnama dinilai sudah overconfident dalam menghadapi putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta 20 September mendatang. Kubu jagoan PDIP-Gerindra ini sudah mulai berani mengatakan tidak perku koalisi dengan partai manapun termasuk dengan PKS untuk memenangkan pertaruangan.

"Saya kira itu sikap overconfident. Sesungguhnya, dalam konteks demokrasi di Jakarta yang mendambakan hadirnya perubahan, sikap seperti itu tidak perlu," ujar cagub DKI Jakarta dari PKS, Hidayat Nur Wahid, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 22/7).

Mantan Presiden PKS ini mengingatkan, salah satu kritik publik kepada cagub incumbent Fauzi Bowo adalah sikapnya yang overconfident ini. Karena itu, jalau Joko juga melakukan hal yang sama, publik pun layak bertanya apa bedanya Wali Kota Solo itu dengan Fauzi Bowo.

"Kalau dua-duanya sama, kenapa harus memilih satu di antara dua. Itu kan bisa membuka (pilihan) alternatif ketiga," jelasnya.

Hidayat menegaskan, rakyat Jakarta memerlukan pemipin yang humble. Tak hanya itu, dia mengingatkan, dalam konteks politik, persinggungan antara partai bukan hanya terjadi pada waktu pilgub. Tapi dalam perilaku sehari-hari antara gubernur dengan DPRD.

"Dan di DPRD, jelas, PKS adalah pemenang kedua. Karenanya, hendaknya memang berlakulah yang baru, yang humble, yang rendah hati. Jangan apa-apa sudah overconfident, yang bisa dimaknai arogan," ungkapnya.

Menurut Anda, kenapa ada perubahan sikap pada kubu Joko-Basuki ini?

"Anda tanya ke mereka dong. Kan mereka sudah menyuarakan nggak perlu koalisi dengan partai bahkan tanpa bantuan PKS, bisa menang. Saya kira itu memang bukan sikap Pak Jokowi. Tapi kalau Pak Jokowi membiarkan, lalu apa bedanya (dengan Fauzi Bowo). Harusnya beliau melakukan koreksi yang keras," jawab Hidayat.

Hidaya memang tidak merinci siapa kubu Joko-Basuki yang mengungkapkan demikian. Tapi memang sebelumnya, Sekjen DPP PDIP Perjuangan Tjahjo Kumolo, meminta Joko-Basuki tidak perlu repot mencari koalisi dari partai politik dalam menghadapi putaran kedua pilkada DKI. "Karena itu kesannya transaksional dan mengabaikan aspirasi rakyat. Jadi, kita mendingan koalisi sama rakyat," kata Tjahjo.

Meski demikian, bukan berarti dukungan partai politik tidak dibutuhkan. Menurut dia, dukungan partai untuk menghadapi putaran ke dua tetap diperlukan. "Sama partai lain kita komunikasi dan ke semua calon," ungkap Tjahjo. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya