Berita

hidayat nur wahid

Opsi PKS bukan hanya Mendukung Joko Widodo atau Fauzi Bowo

MINGGU, 22 JULI 2012 | 10:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ada banyak pertimbangan yang akan digunakan PKS sebelum memutuskan apa sikap politik pada putaran kedua pemilihan kepala daerah DKI Jakata 20 September mendatang.

Hal itu dikatakan cagub DKI Jakarta dari PKS, Hidayat Nur Wahid, kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 22/7).

"Kita akan membuat keputusan, di satu pihak untuk kepentingan Jakarta, juga untuk kepentingan penguatan demokrasi dan juga kepentingan PKS, dan kepentingan konstituen PKS yang mayoritas beragama Islam," ujarnya.

Bagaimana bentuk keputusan, sambung Hidayat, opsinya bukan hanya ada dua, yaitu apakah mendukung Joko Widodo-Basuki T. Purnama atau Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, yang maju pada putaran kedua.

"Putaran kedua, (opsi ketiga) bisa saja diserahkan kepada kader untuk menggunakan hati nuraninya. Tetapi juga umat atau warga Jakarta harus mengambil tanggung jawab terhadap pilihan mereka," jelasnya.

Kemungkinan opsi ketiga ini diambil, karena PKS meyakini sudah melakukan yang terbaik pada putaran pertama, Rabu (11/7) lalu. "Bisa saja keputusannya alternaitif ketiga. (Karena) kita (sudah) melakukan tugas itu pada putaran pertama," ungkapnya.

Kapan keputusan itu akan diambil?

"Saya tidak bisa pastikan. Karena kan pada prinsipnya, pilgub juga kan masih sangat lama. Kan tanggal 20 September," jawabnya.

Karena itu, sangat mungkin, justru PKS memaksimalkan capaian hasil pada putaran pertama, yaitu terjadinya konsolidasi yang sangat bagus di internal partai. Terlebih saat ini memasuki Ramadhan, akan semakin dikuatkan dengan konsolidasi spritual, dan konsolidasi keummatan.  "(Jadi) mungkin selama Ramadhan ini mereka tidak berpikir pilgub lagi," tandas Hidayat. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya