Berita

Fernando Alonso

Olahraga

Alonso Waspadai 2 Banteng merah

Formula Satu GP Jerman
MINGGU, 22 JULI 2012 | 08:34 WIB

Pebalap Ferrari, Fernando Alonso tidak mau terlena dengan kesuksesannya memimpin puncak klasemen sementara. Pebalap asal Spanyol ini percaya dua pebalap Red Bull, Mark Sebber dan Sebastian Vettel masih menjadi musuh utama di musim ini.

Saat ini Alon­so memimpin klasemen sementara dengan nilai 129 atau unggul 13 poin dari Webber dan 29 poin dari Vettel selaku juara ber­tahan. Se­mentara dengan pe­balap McLa­ren, Lewis Hamilton berselisih poin 37 yang berada di posisi ke­empat.

“Banyak yang tidak berubah. Dua Vettel dan Webber masih menjadi pesaing terberat musim ini. Begitu juga Hamilton,” kata Alonso seperti dilansir Autosport.

Sejauh musim ini, dari sem­bilan seri yang dilakoni, Alonso berhasil memenangi dua kali po­dium tercepat. Sementara, Vettel yang menjadi juara dunia dua ka­li berturut-turut tidak lagi men­dominasi musim ini. Tapi, Alon­so tetap mewaspadai aksi mu­suh-musuhnya.

“Jadi untuk hari ini, saingan yang paling ditakuti adalah Ha­mil­ton dan duo Red Bull. Ka­mi harus melihat bagaimana hal itu ber­kembang di balapan be­rikut­nya dan jika ada pembalap lain yang bergabung dengan grup ter­atas,” paparnya.

Sementara itu, pada sesi lati­han bebas ketiga di Sirkuit Hoc­ken­he­im, Jerman, kemarin. Alon­­so men­jadi yang tercepat, setelah se­be­lumnya pebalap Williams, Pas­tor Maldonado dan pebalap Mc­Laren, Jenson Button menjadi ter­cepat di latihan kedua dan pe­r­tama.

Alonso menjadi tercepat deng­an catatan waktu satu menit 16.014 detik. Pebalap ‘Kuda Jing­­jkrak’ ini’mengalahkan catatan waktu yang dibuat Lewis Hamilton, yang harus puas menempati peringkat kedua.

Sedangkan, Ser­­gio Perez mem­­buat keju­tan pada sesi latihan be­bas ke­tiga. Pebalap Sau­­­­ber ini mam­­­pu me­nempati peringkat ke­tiga dengan catatan waktu 1m 16.202 detik. Dia mengalahkan catatan waktu Kimi Raikkonen dan Mark Webber.

Sementara itu, Maldonado yang menjadi pebalap tercepat pada sesi kedua, harus puas me­nem­pati peringat ketujuh, Se­dang­­kan Button, yang menjadi pe­­balap dengan catatan waktu ter­­­cepat di sesi pembuka, me­nem­­­pati urutan terakhir.

Nasib sial harus dialami peba­lap Mercedes, Nico Rosberg. Ga­­ra-gara mobilnya mengalami ma­salah dan terpaksa melakukan pergantian girboks, dia kena pe­nalti lima grid.

Dia sebenarnya tampil bagus di latihan bebas kedua GP Jer­man, Jumat (20/7/2012). Dia mem­bukukan waktu tercepat ke­dua di belakang Pastor Maldo­nado.

Namun, setelahnya Rosberg mengungkapkan bahwa mo­bil­nya mengalami ma­salah pada ba­gian girboks sejak GP Inggris. Se­bagai tin­dakan pencegahan, per­gantian gir­boks pun terpaksa dilakukan.

Pergantian tersebut membuat Rosberg harus menerima huku­man penalti lima grid. Artinya, apa pun hasil sesi kualifikasi pa­da hari ini, dia harus mundur li­ma posisi saat start balapan.

“Sayangnya kami harus meng­ganti girboks saya di sini sebagai pencegahan setelah mene­mukan masalah usai bala­pan di Sil­ver­­­stone,” ung­kap Rosberg.

Sedangkan, tan­dem­nya Mi­cha­el Schuma­cher juga menga­lami nasib sial. Juara dunia tujuh kali ini me­nga­la­mi kecelakaan pada la­­tihan kedua.

Sirkuit Hoc­kenheim yang ba­sah aki­bat hu­jan de­ras, membuat Schumi ti­dak da­­pat mengen­dali­kan mobil W03. Hasilnya, mobil milik Schumi menabrak pemba­tas ban.

Kecelakaan itu membuat mo­bilnya mengalami rusak parah dan membuat steward menge­luarkan red flag. Pada sesi kedua itu, Schu­mi men­catat wak­­tu satu menit 32.77 de­tik, me­nga­ku ke­hilangan konsentrasi.

“Cara saya mengak­hiri sesi kedua jelas ti­dak termasuk dalam ren­cana dan saya min­ta maaf atas kesalahan yang saya buat. Ini mem­­­buat kru saya ha­rus be­kerja keras ma­lam ini,” ka­ta Schumi.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya