Berita

presiden sby

Semakin Jelas SBY Pemimpin Tak Bernyali

JUMAT, 20 JULI 2012 | 13:30 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY sebaiknya langsung mengambil sikap tegas memberhentikan para menteri yang tidak bisa membagi waktu dengan tugas partai atau yang bermain-main dengan anggaran. Presiden tidak perlu menunggu sang menteri mundur.

"Artinya ketika dia melihat jajaran kabinet tidak efektif, apakah itu masalah waktu dan juga bermain-main dengan APBN harus diambil  satu sikap tegas. Jangan dibiarkan," ujar fungsionaris DPP Hanura Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 20/7).

Anggota Komisi III DPR ini mengingatkan, tidak ada sejarahnya menteri atau pejabat di negeri ini mau mengundurkan diri. Pejabat yang sudah terbelit satu masalah saja masih terus mempertahankan diri bahwa merasa tidak bersalah.

"(Pejabat) kita ini nggak punya budaya malu. Tidak seperti (pejabat) di Jepang, Korea yang baru diisukan (punya kasus) atau Presiden Jerman  (Christian Wulff) langsung mundur," tegas Sudding.

"Jadi (SBY) jangan menuggu menteri-menteri itu (mundur). Tapi Presiden, untuk menjaga kredibilitas kabinet, harus mengambil sikap. Karena dia punya otoritas untuk itu. Itu hak prerogatif presiden, mengangkat dan memberhentikan menteri," sambungnya.

Bagi Sudding, imbauan kepada menteri untuk mundur bagi yang tidak bisa membagi waktu antara partai dan kabinet semakin menegaskan SBY tidak punya keberanian. Karena sebelumnya juga, SBY meminta kepada kadernya yang tersangkut korupsi untuk mengundurkan diri. "Dia tidak berani mengambil satu keputusan. Ini memang faktor kepemimpinan," demikian Sudding. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya