Berita

zainal bintang/ist

Tim Sapu Bersih MKGR Janji Tidak Main Asal Pecat

KAMIS, 19 JULI 2012 | 20:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Tim Panca Moral (TPM) Ormas MKGR akan bekerja serius dan cepat. Masyarakat harus diyakinkan bahwa tokoh Ormas MKGR tidak akan berpangku tangan melihat nama baik organisasi itu tercoreng noda akibat ulah segelintir oknum kader.

Demikian disampaikan jelas salah seorang pelopor TPM MKGR, Zainal Bintang, dalam penjelasan persnya, Kamis (19/7). Selain Zainal Bintang, pelopor pembentukan TPM lainnya adalah Irsyad Sudiro, Muchsin Ridjan dan Syachrul,kesemuanya unsur pimpinan Dewan Pertimbangan Ormas MKGR yang merupakan kader inti MKGR hasil tempaan langsung almarhum RH.Sugandhi. Anggota TMP berjumlah lima orang, ditambah Affandi unsur anggota Wantim.

"Akan tetapi tentu akan diupayakan menggunakan pendekatan praduga tak bersalah," ujar Bintang.


Namun demikian, Bintang mengakui, sangat banyak desakan yang diterimanya, agar nama-nama kader Ormas MKGR yang sudah terekspos di media, langsung dipecat jarena dianggap telah merusak nama organisasi.

"TPM diminta membersihkan Ormas MKGR dari kader–kader 'MKGR Hitam' yang menodai nama baik Ormas MKGR," ujar wartawan senior itu.
               
Oleh karena itu, TPM akan mulai bekerja melakukan inventarisasi dan verifikasi keterlibatan kader dalam kasus hukum, khususnya yang sudah berurusan dengan KPK. TPM juga akan membuka website dan email supaya pengurus Ormas MKGR di daerah maupun masyarakat luas dapat memberikan sumbang saran dan masukan langsung kepada TPM.

Diagendakan, TPM akan mengadakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait lintas ormas Trikarya dan dengan pimpinan KPK untuk bertukar informasi. [arp]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya