Berita

ilustrasi

Tolak Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Rakornas GMNI Ricuh

KAMIS, 19 JULI 2012 | 19:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Palembang, Sumatera Selatan diwarnai kericuhan. Kericuhan terjadi beberapa saat setelah ada kesepakatan untuk menolak konsep empat pilar kebangsaan Indonesia.

Ketua DPC GMNI Cabang Bandung, Ilham Wiratmaja mengatakan, sempat terjadi aksi saling pukul diantara peserta Rakornas yang dihadiri DPC-DPC GMNI seluruh Indonesia ini. Beberapa anggota meminta keputusan menolak konsep empat pilar kebangsaan yang sering disosialisasikan Ketua MPR Taufik Kiemas dan pimpinan MPR RI lainnya, dibatalkan. Padahal sebelumnya, keputusan tersebut sudah dibahas dan disepakati oleh Komisi Politik.

Dalam pembahasan di Komisi Politik, para aktivis GMNI menilai konsep empat pilar kebangsaan sebagai konsep yang a historis. Konsep empat pilar, kata Ilham, sudah keluar dari dasar negara Pancasila, dan justru mensejajarkan Pancasila dengan tiga pilar lainnya, yaitu Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, NKRI, dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.


Dalam rapat di Komisi Politik juga mengemuka pandangan bahwa sosialisasi empat pilar yang dilakukan Ketua MPR RI Taufik Kiemas dan pimpinan MPR lainnya juga tidak benar. Harusnya, Pancasila hidup dalam kehidupan bernegara, bukan dilakukan sosialisasi seperti jaman Orde Baru.

"Setelah diplenokan akhirnya diketok, disepakati bahwa GMNI menolak usulan itu. Tapi ada beberapa kawan GMNI yang membatalkannya. Kemudian Komisi Politik dikumpulkan lagi dan membahas ulang," tutur Ilham kepada Rakyat Merdeka Online sesaat tadi (Kamis, 19/7).

Namun, pembahasan di Komisi Politik berujung deadlock. Saat pembahasan ulang inilah, terjadi keributan di luar. Aksi saling pukul pun tak bisa dihindari. Salah satu korbannya, Ketua DPC GMNI Cianjur, Bili. Ia mengalami luka pukul.

"Kericuhan tak berlangsung lama, Polisi langsung menengahi," tandas Ilham.

Rakornas GMNI sendiri dilakukan di Palembang dan dihadiri DPC-DPC GMNI. Rakornas diselenggarakan sejak 16 Juli hingga hari ini. Sementara kericuhan terjadi saat rapat masing-masing komisi dilakukan hari ini. Saat dikonfirmasi, Ilham sendiri mengaku sedang dalam perjalanan pulang.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya