Berita

Karting Asia

Olahraga

Silvano Bidik Formula Renault

Pimpin Klasemen Karting Asia
KAMIS, 19 JULI 2012 | 08:31 WIB

RMOL. Setelah meraih poin ter­ting­gi pada seri keempat Ke­juaraan Karting Asia Max Chal­lenge di Sikuit Sepang, Ma­laysia, akhir pekan lalu, pe­balap nasional Silvano Chris­tian mulai membidik ajang lebih tinggi. Silvano akan men­coba balapan Formula Renault.

Rencananya, mahasiswa Uni­versitas Indonesia ini akan langsung bertolak menuju Zhuhai, China guna memgikuti program latihan balap open wheeler tersebut. Silvano akan turun pada seri IV pada 20-21 Oktober di Shanghai, China dan  seri V di Zhuhai pada 8-9 De­sember, mendatang.

“Balapan Formula Renault lebih menantang. Saya ingin memberikan yang terbaik buat Indonesia,” kata Silvano ke­pada wartawan.

Sebelumnya, Silvano men­ja­di pebalap terbaik di kelas Se­nior Rotax di Kejuaraan Kar­ting Asia Max Challenge di Sir­kuit Sepang, Malaysia pada hari Minggu (15/7), lalu. Dia mengalahkan pebalap-pebalap dari Asia seperti Jepang, Thai­land, Malaysia, Singapura dan India.

Atas keberhasilan tersebut, Silvano memimpin puncak kla­semen sementara dengan me­raih 329 poin, sekaligus meng­gusur Zahir Ali yang ha­rus turun ke posisi dua dengan nilai 327. Lalu, diikuti Sena SN yang juga dari Indonesia di posisi tiga dengan ang­ka total 311.

“Sukur akhirnya saya bisa me­rebut gelar juara meski ha­rus kerja luar biasa keras untuk bisa menggapai hasil tersebut. Ini bukan kerja saya pribadi, dukungan tim mekanik yang memahami dan segera bisa memberi solusi dari masalah yang dihadapi menjadi faktor kunci sukses,” katanya.

Mengenai rencana Silvano menjajal Formula Renault, ma­nager Silvano, Satianto me­nya­takan, pebalapnya cukup ber­bakat dan berharap bisa sukses di kelas lebih tinggi. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya