Berita

ilustrasi

Di Luar Negeri Sumber Uang, di Indonesia Situs Porno Dilarang

RABU, 18 JULI 2012 | 15:56 WIB | LAPORAN:

Globalisasi menjadikan dunia tanpa batas. Satu situs porno yang dibuat di belahan dunia lain bisa dengan mudah diakses oleh generasi muda di negara lain, seperti di Indonesia. Fakta inilah yang menjadi perhatian Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kemenkominfo berusah mencegahnya agar tak bisa diakses oleh rakyat Indonesia.

"Situs-situs ini rata-rata dibuat di luar. Dan memang di luar negeri pornografi dijadikan industri. Kita memang tidak bisa memaksa mereka untuk memberhentikan industri yang mereka jalankan. Oleh karena itu, kita cuma bisa memblok mereka," ujar Dirjen Aplikasi dan Telematika Kemenkominfo, Aswin Sasongko, di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat (Rabu, 18/8).

Menurutnya, memang ada negara-negara yang secara legal membolehkan situs pornografi sehingga peng-update-an situs yang diblok harus dilakukan setiap hari karena perubahannya terjadi cepat sekali.

"Yang kita bisa lakukan adalah jangan sampai produk industri mereka itu  masuk ke kita. Di banyak negara memang suatu bisnis. Begitu masuk Indonesia harus kita tolak," lanjutnya lagi.

Angka menunjukkan pengakses situs porno di Indonesia masih tinggi. Yaitu mencapai puluhan juta per bulan dimana 1 juta situsnya sudah terblok.

"Karena yang kita khawatirkan adalah masyarakat umum di warnet dan di rumah-rumah. Oleh karena itulah kami blok secara umum. Masyarakat juga harus ikut membantu blocking melalui sosialisasi sejak dini. Ini yang paling penting. Kominfo dan masyarakat harus kerjasama," tutupnya. [zul]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya