Berita

hidayat nur wahid/ist

Hidayat Nur Wahid: No Way Politik Transaksional

SENIN, 16 JULI 2012 | 07:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon gubernur dari PKS Hidayat Nur Wahid memastikan bahwa dirinya tidak pernah bertemu dengan cagub incumbent Fauzi Bowo untuk membicarakan kemungkinan koalisi pada putaran kedua 20 September mendatang.

"Diberitakan Fauzi Bowo datang ke saya, itu tidak benar," tegas mantan Presiden PKS ini.

Meski begitu, dia tidak menjawab soal isu Fauzi Bowo sudah bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. "Itu bukan saya yang menjawab," elak Hidayat.

Sebagai partai politik, sambungnya, PKS atau partai lain pasti membuka komunikasi antara kedua belah pihak. "Karena partai politik tidak mungkin mengisolasi diri," jelasnya.

Tapi, untuk menentukan siapa yang akan didukung pada 20 September mendatang, apakah pasangan Joko Widodo-Basuki T. Purnama atau Fauzi Bowo-Nachrori Ramli, yang diprediksi akan melaju ke putaran kedua, PKS belum bersikap. "Kita tunggu hasil resmi KPUD. Partai kami akan bersikap pada waktunya nanti," jelasnya.

Namun, dia memastikan bahwa pilihan politik partainya pada putaran kedua nanti bukan dilakukan transaksional seperti diberitakan beberapa media. "No way (politik transaksional)," tegasnya.

Karena pihaknya dari awal ingin menghadirkan Jakarta lebih baik makanya tak mungkin melakukan politik transaksional. Bahkan, pihaknya mendorong Panwaslu untuk menyelusuri dugaan pelanggaran dalam pemilukada.

Berdasarkan temuan ICW, calon incumbent disebut paling curang. Kemudian tim Fauzi Bowo menemukan dugaan politik uang yang dilakukan oleh pasangan Joko Widodo. "Itu harus ditelusuri Panwaslu. Agar warga Jakarta tahu, bahwa Pilkada kita ini benar-benar bersih (atau tidak)," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, calon gubernur independen, Faisal Basri menimpali," Berdasarkan temuan ICW, kami (berdua) paling bersih," tandasnya di TVOne. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya