Berita

joko-fauzi

Putaran Kedua Pilkada DKI Jakarta Rawan Kecurangan dan Konflik Horisontal

MINGGU, 15 JULI 2012 | 09:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) dan aparat keamanan dimninta lebih memperkuat pengawasan. Karena putaran kedua pada pemilihan kepala daerah DKI Jakarta diyakini rawan kecurangan dan konflik horisontal. Pasalnya, masing-masing kandidat diprediksi akan habis-habisan meraih kemenangan dengan berbagai cara.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Federasi LSM Indonesia (FELSMI), M. Jusuf Rizal  terkait prediksi Pilkada DKI pada putaran kedua,20  September 2012, antara pasangan Fauzi Bowo-Nacrowi dan pasangan Joko Widodo dan Basuki T. Purnama (Minggu, 15/7).

Dikatakan, Pilkada DKI putaran kedua akan berlangsung panas karena masing-masing pasangan memiliki kans untuk memenangkan perebutan kursi Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Maka tarik menarik parpol yang punya suara, kelompok (etnis)  serta ormas yang punya voter akan terjadi. Bisa dalam bentuk politik uang, intimidasi, black campign, kecurangan bahkan kemungkinan konflik horisontal.

"Untuk itu agar tidak menciderai pesta demokrasi, petugas Panwaslu harus bekerja profesional dan penegak hukum harus mampu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat menyebabkan konflik horisontal. Jangan sampai Pilkada DKI mennimbulkan instabilitas," tegas Jusuf Rizal yang juga Presiden LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) ini.

Menurutnya, potensi adanya kecurangan sangat besar, sama dengan kemungkinan adanya konflik horisontal. Di beberapa daerah dari laporan masyarakat ke LIRA sudah ada upaya masing-masing pendukung pasangan kedua pasangan tersebut yang bergerak. Ada yang melakukan intimidasi serta iming-iming uang. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya