Berita

John Terry

Olahraga

Divonis Bebas Dari Tuduhan Rasis, Terry Diusut FA

MINGGU, 15 JULI 2012 | 08:06 WIB

RMOL.Kasus rasisme yang melibat­kan kapten Chelsea, John Terry de­ngan bek Queens Park Rangers (QPR) Anton Ferdinand akhirnya selesai. Putusan Pengadilan West­minster Magustrates memvonis Terry tidak bersalah dalam kasus tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Ke­tua Magistrate, Howard Riddle. Menurutnya, isu rasialisme yang dibawa ke pengadilan bukan un­tuk memutuskan apakah Terry ada­lah seorang rasis atau bukan.

“Saya menemukan bukti bah­­wa dia bukan seperti itu. Masa­lah­nya apakah Terry mengguna­kan kata-kata itu untuk meng­hina (orang lain),” kata Riddle.

Peristiwa kasus rasialisme ini terjadi pada Ok­tober tahun lalu, ketika Chelsea bentrok dengan QPR. Ferdinand dan Anton terlibat adu mulut. Terry dilaporkan telah menge­luar­kan kalimat rasial. Atas tudu­han ini, Terry sempat terkena “hukuman” dengan dicopotnya jabatan kapten darinya.

“Pengadilan bisa mengatakan dia (Terry) tidak bersalah. Bah­kan dengan semua bantuan bukti dan saksi, ini tak mungkin diya­kinkan secara pasti apakan kata-kata yang dikeluarkan John Ter­ry terjadi pada waktu yang rele­van,” jelasnya.

Dia mendeskripsikan Anton Fer­dinand yang juga adik Rio Fer­dinand itu telah mengajukan bukti yang “berani”. Secara ke­se­­luruhan, saya menemukan bah­­wa Anton menjadi saksi ter­percaya pada isu ini,” katanya.

Sementara itu pernyataan dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menyebutkan, pihaknya akan meneruskan kasus ini de­ngan investigasinya sendiri.

“FA mencatat keputusan da­lam kasus John Terry dan akan mencari kesimpulan dengan in­vestigasinya sendiri. FA tak akan berkomentar lebih jauh,” demi­kian salah satu cuplikan pernya­taan FA.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya