Berita

achmad rubaie/ist

Debat Kandidat Capres 2014 Sebaiknya Digelar dalam SI MPR

JUMAT, 13 JULI 2012 | 18:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Undang Undang Pemilihan Presiden mestinya tidak hanya mengatur soal syarat calon presiden harus memiliki visi, misi, dan program dalam melaksanakan pemerintahan. Tapi juga harus diatur dimana tempat pelaksanaan penyampaian visi-misi serta program tersebut.

Hal itu disampaikan pimpinan Fraksi PAN MPR RI Achmad Rubaie kepada Rakyat Merdeka Online terkait rencana revisi UU 42/2008 tentang Pemilihan Presiden, yang akan mulai dibahas DPR usai masa reses nanti.

"Revisi UU tersebut seharusnya menentukan dimana penyampaian visi tersebut," ujarnya malam ini (Jumat, 13/7).

Achmad Rubaie mengusulkan penyampaian visi-misi misi calon presiden tersebut digelar dalam Sidang Istimewa MPR yang khusus diadakan untuk itu. Menurutnya, pemilihan tempat tersebut agar penyampaian visi-misi itu lebih berbobot.

"Penyampaian visi dan misi calon presiden yang disampaikan melalui sidang istimewa MPR jauh lebih memiliki akuntabilitas politik mengingat MPR adalah wadah yang menjadi penjelmaan kedaulatan rakyat. Dan sebaiknya juga mekanisme dan protokoler penyampaian visi dan misi calon presiden tersebut juga diatur dalam UU yang akan direvisi tersebut," jelasnya.

Pada pilpres 2009 lalu, yang menggelar penyampaian visi-misi adalah Komisi Pemilihan Umum. Pada saat itu, tidak ada klausul yang menyebutkan tempat pelaksaan debat kandidat. Bila pada 2009 lalu yang menjadi panelis adalah pakar, diharapkan pada 2014 nanti panelisnya adalah fraksi-fraksi yang ada di MPR.

"(Visi-misi) itu menjadi sakral dan menjadi dokumen negara. Ini juga menjadi  alat untuk memonitor (kinerja capres terpilih). Sekarang kan sudah tidak ada GBHN (Garis-garis Besar Haluan Negara). Jadi visi-misi inilah gantinya," demikian Rubaie. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya