Berita

aburizal bakrie

Prof. Iberamsyah: Wajar Jagoan Golkar Kalah, Wong Aburizal Melarikan Diri

JUMAT, 13 JULI 2012 | 16:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sebagai tokoh partai, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mestinya memberi contoh kepada masyarakat untuk berduyun-duyun menuju tempat pemungutan suara (TPS) memberikan hak suara pada saat Pemilukada DKI Jakarta kemarin (Rabu, 11/7).

Tapi sayangnya, bukannya memilih atau memperjuangkan jagoannya, Alex Noerdin-Nono Sampono, Aburizal malah berlibur ke Amerika Serikat.

"Itu jelas tidak etis. Mana kala orang yang mewakili partainya berjuang, dia malah meninggalkan gelanggang. Itu namanya pemimpin yang tidak bertanggung jawab. Tidak boleh seperti itu. Dia harusnya berhimpun di TPS menggerakkan massa Golkar," ujar Gurubesar Ilmu Politik Universitas Indonesia Iberamsyah kepada Rakyat Merdeka Online (Jumat, 13/7).

Karena itu, menurutnya, Aburizal tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat, di saat angka golput masih tinggi. Dalam bahasa Melayu, ungkapnya, Aburizal bertindak kurang elok, karena sebagai pemimpin teringgi partai, meninggalkan anak buahnya bertempur di lapangan sendirian.

"Ya pantas saja (jagoan) Golkar kalah telak. Wong Ketua Umumnya pergi ke Amerika. Jadi tidak aneh Golkar kalah telak. Sama pasangan independen (Faisal Basri) saja kalah. Karena pemimpinnya kayak begitu," jelasnya.

Meski demikian, menurut Iberamsyah, Aburizal tak perlu mengklarifikasi kenapa dia tidak memilih. "Tidak perlu lagi. Karena faktanya dia tidak memilih. Kenapa harus diklarifkasi. Masyarakat sudah punya persepsi dan penafsiran sendiri bahwa dia bukan pemimpin yang bertanggung jawab. Jadi buat apa klarifikasi. Ntar diketawain orang malah," tandasnya. [zul]


Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya