aburizal bakrie
aburizal bakrie
Demikian disampaikan pengamat politik Saleh P. Daulay kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 12/7).
"Orang kan akan bertanya, bagaimana mau menang di pilpres, sementara pilkada DKI saja tidak bisa dimenangkan? Malah yang lebih ironis, hasil yang diperoleh kandidat yang diusung Golkar justru di bawah Faisal-Biem yang bertarung lewat jalur independen. Padahal, dalam beberapa kampanye yang dilakukan oleh pasangan Alex-Nono, para petinggi partai Golkar ikut terjun langsung ke lapangan, termasuk Aburizal Bakrie," jelasnya.
Mungkin banyak orang yang beralibi bahwa kekalahan Alex disebabkan dirinya sebagai pendatang baru di Jakarta. Alibi ini tentu akan mudah dipatahkan mengingat Joko Widodo juga pendatang baru. Kenyataannya, Jokowi justru mampu mengungguli kandidat incumbent yang jauh hari selalu diunggulkan.
Hasil perolehan suara pilkada DKI ini sekaligus menggambarkan bahwa konsolidasi internal partai Golkar belum berjalan secara maksimal. Jaringan yang dimiliki ternyata tidak mampu dipergunakan untuk bekerja dalam merebut simpati para pemilih. Jika mempunyai mimpi besar di 2014, Golkar tentu masih memerlukan kerja-kerja politik yang lebih besar sampai dua tahun ke depan.
"Golkar tidak boleh terlena dengan hasil-hasil survei yang selalu menempatkan mereka pada posisi teratas. Politik pencitraan lewat survei ternyata tidak efektif lagi dalam meraup suara. Sejalan dengan matangnya proses demokrasi di Indonesia, masyarakat sudah sangat cerdas dalam memilih para pemimpinnya," demikian pengajar FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Selain didukung Golkar, Alex-Nono juga diusung PPP dan PDS dan partai non parlemen.
Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Y. Thohari menjelaskan, bahwa Jakarta bukan basis massa partainya. Bahkan, pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto sedang kuat-kuatnya, Golkar kalah di Jakarta. "Walhasil, kekalahan cagub Golkar di Pilgub DKI Jakarta 2012 ini tidak perlu terlalu didramatisasi sebagai indikasi kekalahan Golkar secara nasional,â€papar dia. [zul]
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11