Berita

Dede Yusuf/ist

Nusantara

Dede Yusuf Gandeng Koperasi Primeri untuk Jadi Penjamin Pelaku Usaha Akses KUR

SABTU, 07 JULI 2012 | 17:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupaya mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit ringan tanpa agunan. Solusi ini diperlukan setelah enam bulan berjalan, penyerapan program Kredit Cinta Rakyat (KCR) berjalan kurang maksimal. Kondisi itu terjadi akibat terkendala aturan harus adanya agunan saat mengakses program. Sementara kebutuhan masyarakat untuk berkarya dan berusaha sangat banyak.

Beruntung, pihak pemprov sudah menemukan solusinya. Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengungkapkan, pihaknya menggandeng koperasi primeri yang menyediakan kredit bagi pengusaha mikro. Koperasi primeri ini mengucurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

"Memang prinsipnya sama ada agunan, tetapi ringan karena ada penjamin atau afalis," ujar Wagub Dede di Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (7/7).

Inisiatif itu muncul karena banyak masyarakat Jabar memerlukan uang untuk mengembangkan peluang dan potensi usaha. Sementara untuk mengakses KCR, ungkap Dede, masyarakat atau pengusaha mikro terhambat oleh peraturan Menteri Keuangan mengenai agunan.

"Saya mengawinkan saja sistem kreditnya. Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan dengan koperasi primeri dan mereka bersedia menjadi afalis. Artinya masyarakat tinggal mengakses program ini lewat afalis ini. Nanti kita lihat saja mudah-mudahan berjalan,” ucapnya.

Dia menyatakan, dana yang disalurkan merupakan program KUR dan LPDB yang diturunkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) yang dititipkan ke beberapa bank. Pihak perbankan sendiri kebingungan menyalurkan dana karena harus ada agunan 30% dari pinjaman. Karena itu, dipakai koperasi primeri yang sudah solid untuk bertindak sebagai afalis. Di Jabar, ada tiga koperasi primeri yang menyatakan kesediaannya menjadi afalis.

“Ada koperasi primeri yang bersedia menjadi penjamin. Susah mencari primeri yang mau menjadi penjamin karena mereka harus memiliki jaringan kuat, keterikatan kuat, dan sebagainya. Di Jabar ada 3 yang menyatakan siap. Karena ini bukan program pemerintah, tetapi lobi, saya tidak bisa menyebutkan nama koperasi primeri itu,” ujar Dede.

Untuk menyalurkan dana, lanjut Dede Yusuf, setiap koperasi primeri harus bisa menyalurkan total uang sebesar Rp200 miliar sampai Rp300 miliar. Koperasi mencari pelaku usaha yang sudah masuk dalam binaan mereka. Kondisi ini memudahkan afalis dalam upaya pemantauan dan verifikasi terhadap pelaku usaha.

"Pelaku usaha kalau langsung ke bank untuk minta KUR nggak akan bisa. Harus ada agunan. Minimalnya penjamin. Sekarang ada penjaminnya yakni koperasi primeri. Nah koperasi ini sudah menjadi ujung tombak perbankan dalam menyalurkan KUR. Pelaku usaha mikro bisa mengakses kredit antara 5 juta sampai Rp500 juta. Sub mikro dibawah Rp5 juta,” paparnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Realisasi Penerimaan Pajak Tembus Rp1.607 Triliun, Naik 24,1 Persen

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:26

Isu Parliamentary Threshold 1 Persen Mengemuka untuk Keadilan Demokrasi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:23

Pertamina Kerek Kualitas Pengelola Homestay Lokal Naik Kelas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:12

TNI Harus Terbuka Ungkap Tuntas Judi Online di Rumah Dinas

Jumat, 09 Oktober 2026 | 14:09

Jelang Akhir Pekan Harga Minyak Dunia Bertahan di 103 Dolar AS

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:59

Putin Janji Bantu Iran Akhiri Perang di Timur Tengah

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:57

DPR Kebanjiran Aspirasi Masyarakat Soal Putusan MK tentang Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:50

Tanpa Restu Gerindra, DPR Diyakini Tidak akan Berani Makzulkan Gibran

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:47

Usut Tuntas Aktor di Balik Praktik Judi Online di Rumah Dinas TNI

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:37

Loncat dari Lantai Dua, Wanita Ini Selamatkan Anak saat Kebakaran di Rawamangun

Jumat, 09 Oktober 2026 | 13:36

Selengkapnya