Berita

Olahraga

655 Pecatur Yunior Kejar Jajaran Elit

SENIN, 02 JULI 2012 | 12:13 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 655 pecatur yunior dari 24 provinsi ikut meramaikan Kejuaraan Catur Senior III 2012 yang mulai digelar hari ini (Senin, 2/7) di  Hotel Grand Sahid Jakarta.

Selain menjadi salah satu kesempatan kepada para catur belia untuk masuk ke jajaran elit pecatur nasional, ajang ini merupakan bagian dari upaya menciptakan regenerasi atlet.

"Hingga saat ini, Kejurnas Catur Senior sudah digelar sembilan kali. Sementara Kejurnas Yunior sampai sekarang baru tiga kali. Ini adalah komitmen kita untuk memperhatikan bibit atlet. Aapapun yang terjadi, Kejurnas Yunior harus terus digelar," kata Wakil Ketua Umum PB Percasi, Utut Adianto dalam sambutannya.

Kejurnas Catur Yunior 2012 ini dibagi dalam beberapa kelompok umur putra dan putri. Yaitu; junior A di bawah 20 tahun, B (-18), C (-16), D (-14), E (-12), F (-10), G (-8). Total hadiah yang diperebutkan Rp54 juta.

Kejurnas ini merupakan yang ketiga kalinya setelah pertama berlangsung di Karawang, Jabar pada 2004 dan di Bandung, Jabar pada 2008.

"Ini yang ketiga kalinya, dan sudah menjadi tradisi kejurnas catur junior diselenggarakan menjelang PON, dan ini sekaligus sebagai pendataan poin terhadap para pecatur junior," kata Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Catur 2012, Rikardo.

Selain kejurnas catur yunior itu, PB Percasi juga akan menyelenggarakan penataran dan ujian wasit dan pelatih bersamaan dengan jadwal kejuarnas tersebut. Penataran tersebut digelar terutama mempersiapkan diri menghadapi PON 2012. [zul]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya