Berita

ilustrasi, Avanza

Otomotif

Avanza & Innova Masih Jadi Mesin Uang Terbesar Toyota

Raup Penjualan 112.524 Unit
SENIN, 02 JULI 2012 | 08:17 WIB

RMOL.Mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) Avanza dan Innova masih menjadi mesin uang Toyota di Indonesia. Kedua mobil ini mampu meraup penjualan sebanyak 112.524 unit atau 68,1 persen pada Mei 2012.

Angka itu meningkat 25,27 per­sen pada periode sebelumnya yang mencapai 89.824 unit. “Ke­dua ken­daraan MPV ini masih mem­be­rikan kontribusi yang besar ter­ha­dap penjualan Toyota ke depan,” kata Direktur Pe­masaran PT To­yota Astra Moto (TAM) Joko Tri­sa­nyoto di Jakarta, Kamis (28/6).

Joko menuturkan, untuk seg­men hatchback, TAM meng­an­dalkan Toyota Yaris yang akan meramaikan pasar city car ini.

“Penjualan Yaris yang d­i­ke­lom­pokkan dalam kelas medium kom­pak ini, pada periode Januari hingga Mei melonjak 27,78 persen dari 7.818 unit menjadi 9.990 unit,” ujarnya.

Sedangkan Varian Low sport utility vehicle (SUV) Toyota Rush, menyusul di posisi ketiga, Rush laku sebanyak 3.057 unit. SUV Toyota Fortuner juga men­catat penjualan tertinggi dengan angka 1.772 unit. Demikian juga dengan MPV premium Toyota Alphard yang laku 261 unit. Hasil penjualan Mei 2012 ini, kata Jo­ko, sebagai bulan terbaik sepan­jang 2012.

“Pada segmen SUV, Toyota mencatatkan lonjakan penjualan 87,66 persen dari 12.576 unit menjadi 23.600 unit,” tuturnya.

Joko menambahkan, penjualan Toyota untuk segmen sedan pada periode yang sama juga melonjak 22,63 persen dari 5.585 unit menjadi 6.849 unit. Permintaan Toyota All New Camry melonjak 28,42 persen dari 876 unit men­jadi 1.125 unit. Sedangkan pen­jualan Toyota Vios dan Vios taksi (Limo) meningkat 24,38 persen menjadi 4.841 unit.

“Pada segmen kendaraan nia­ga, penjualan pick-up Toyota Hilux melonjak 36,07 persen dari 3.540 unit menjadi 4.817 unit. Sedangkan penjualan truk Toyota Dyna naik tipis 5,36 persen dari 6.430 unit menjadi 6.775 unit,” tandasnya. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya