Berita

ilustrasi, Honda BeAT

Otomotif

Honda BeAT Rajai Pasar Motor Skutik

SENIN, 02 JULI 2012 | 08:11 WIB

RMOL.Tak mau kalah dari kom­pe­ti­tornya, produsen motor asal Jepang, PT Astra Honda Motor (AHM) mengklaim penjualan motor skutiknya pada Mei 2012 naik menjadi 69,8 persen.

Se­men­tara berdasarkan data Aso­siasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sku­tik Honda di pasar domestik pada Mei 2012, tercatat 260.085 unit atau naik 2,7 persen di­bandingkan April se­banyak 253.249 unit.

“Angka kenaikan ini men­dekati 70 persen, dan ini ada­lah pangsa pasar skutik Honda yang tertinggi sepanjang seja­rah,” ungkap Deputi General Ma­nager (GM) Sales Division PT­ AHM Tho­mas Wijaya dalam kete­rangan persnya ke­pada Rak­yat Merdeka, Selasa (26/6).

Angka pertumbuhan ter­s­e­but, tumbuh jika dibandingkan pe­riode sebelumnya, yaitu se­besar 36,3 persen atau terjual 190.883 unit. Menurut Tho­mas, hal ter­sebut disebabkan se­jumlah ke­unggulan yang di­tawarkan, se­perti hemat bahan bakar, ber­te­naga, stylish, ra­mah ling­kung­an, Standar Sam­p­ing Otomatis (Side Stand Switch), Brake Lock, dan sis­tem pengereman Combi Brake.

Kontribusi terbesar penjual­an skutik AHM masih di­ung­gulkan oleh Honda BeAT yang terjual sebanyak 128.747 unit atau naik 6,­9 persen dibanding bulan se­be­lumnya yang hanya 120.411 unit.

Sedangkan, Honda Vario Se­ries memberikan sumbangan 96.953 unit atau naik enam per­sen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya 91.453 unit. Sementara untuk model skutik retro modern, Hon­da Scoopy juga terjual sebanyak 15.676 unit.

“Vario semakin diminati seg­men skutik high end karena de­sainnya yang modern dan sty­lish, ditambah dengan mesin ter­­baru 125 cc berteknologi Enhanced Smart Power (ESP) engine serta fuel injection pa­ling irit dan ramah lingk­ung­an,” kata Tho­mas. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya