Berita

hendardji soepandji/ist

Hendardji Tantang Panwaslu, Stop Iklan Dinas Pemprov DKI Jakarta

MINGGU, 01 JULI 2012 | 09:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Gubernur DKI Jakarta Jakarta dari jalur independen, Hendardji Soepandji, protes melihat maraknya iklan dinas-dinas Pemprov DKI Jakarta di media televisi. Dia menilai, iklan tersebut identik dan menjadi lahan kampanye terselubung cagub incumben Fauzi Bowo (Foke).

Karena itu, Hendardji menantang keberanian Panwaslu Jakarta untuk mengevaluasi iklan kinerja dinas-dinas Pemprov DKI Jakarta yang marak di televisi. Sebab iklan tersebut, menurut Hendardji, identik dan subyektif mengarah bagi kepentingan kampanye Foke.

Hendardji meminta Panwaslu adil dalam memperlakukan semua kandidat yang bertarung di Pilkada Jakarta. Hendardji mengatakan, jika beberapa waktu lalu tagline kampanyenya, "Jakarta Jangan Lagi Berkumis" dipersoalkan kubu Foke, Panwaslu begitu proaktif mempersoalkannya, hanya lantaran tagline kampanye tersebut dinilai identik menyudutkan Foke.

Seharusnya, kata Hendardji, Panwaslu juga harus berani menindak ketika melihat ada iklan-iklan dinas Pemprov Jakarta yang identik menjadi lahan kampanye terselubung bagi calon incumben.

"Jangan hanya tagline kampanye saya saja yang dipersoalkan lantaran kata-kata ‘Berkumis’ dinilai identik menyudutkan calon incumben. Seharusnya begitu ada iklan dinas Pemprov yang diduga identik menjadi lahan kampanye terselubung harusnya incumben juga proaktif dong,” kata Hendardji saat mengunjungi dapur redaksi Rakyat Merdeka Online baru-baru ini.

Seperti diketahui jelang Pilkada Jakarta belakangan ini iklan kinerja dinas-dinas Pemprov di Jakarta marak ditayangkan di televisi. Iklan-iklan tersebut di antaranya iklan Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum yang menggambarkan keberhasilan Pemprov DKI Jakarta yang diduga identik dengan iklan kampanye Foke. 

Sebelumnya tagline kampanye Hendardji Jakarta Jangan Lagi Berkumis dipersoalkan kubu Foke lantaran identik menyudutkan Foke. Setelah menjalani serangkaian mediasi akhirnya disepakati kata Lagi dalam tagline tersebut dibuang menjadi "Jakarta Jangan Berkumis".

Kembali ke Hendardji, dalam kesempatan kunjungan tersebut pensiunan jenderal bintang dua ini juga mengungkapkan, di setiap arena pilkada termasuk di Jakarta, indikasi penggunaan duit APBD untuk kampanye yang diduga digunakan calon incumben dapat dengan mudah ditemukan. Biasanya, kata Hendardji, duit APBD itu digunakan untuk menutupi biaya pencitraan.

"Sayangnya itu semua baru indikasi. Dalam hukum indikasi harus diubah menjadi bukti. Yang jadi masalah kita tidak punya akses informasi untuk mengubah indikasi menjadi bukti. Undang-undang tidak memberikan saya ruang. Berikan saya akses, maka akan saya bongkar (dugaan penggunaan dana APBD untuk kampanye)," ujar bekas Komandan Pusat Polisi Militer ini.

Saat ini, kata Hendardji, kita butuh penyidik yang mampu menangani jeli setiap detail dugaan pelanggaran kampanye. Jadi seorang penyidik itu tidak cuma harus berani tapi juga harus cerdas dalam mengamati detail setiap kasus. "Kalau cuma berani, sopir saya juga pemberani," seloroh Hendardji. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya