Berita

ilustrasi, ogb

Kesehatan

Rumah Sakit Swasta Kelas Atas Mulai Sediakan OGB

MINGGU, 01 JULI 2012 | 08:03 WIB

RMOL.Karena harga OGB ber­saing dan mutunya tidak kalah ter­jamin, pasar obat generik ini ma­sih sangat besar. Volume per­min­taan OGB yang makin me­ning­kat tidak terlepas dari di­ke­luarkan­nya Peraturan Menteri Kesehatan yang mewajibkan penggunaan OGB, khususnya di Puskesmas dan rumah sakit (RS) pemerintah.

Beberapa progam pemerintah, seperti Jaminan Kesehatan Ma­sya­rakat (Jamkesmas) meng­­haruskan penggunaan obat g­e­nerik berlogo.

Head of Mar­keting and Sales OGB Dexa Medica Tarcisius T Randy mem­perkirakan, peneta­pan Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang akan mu­lai berlaku pada 1 Januari 2014 bisa memicu per­mintaan terhadap OGB semakin me­ningkat.

Pasalnya, obat yang akan di­gu­na­kan peserta SJSN obat adalah OGB. Jika total penduduk Indo­nesia 257 juta jiwa saat ini, baru 137,8 juta jiwa saja yang ter-cover asuransi pada 2013 men­datang. Sedangkan, masih ada 119,2 juta jiwa yang belum ter­jangkau asuransi kesehatan.

“Ini merupakan peluang pasar untuk meng-cover obat yang di­butuhkan oleh orang-orang yang belum terjangkau asuransi kese­hatan,” katanya.

Randy mengusulkan, mas­yara­kat juga harus terus diberi edu­kasi soal mutu obat generik hing­ga mau menggunakannya.

Alhasil, beberapa dokter ka­rena telah mengetahui kualitas OGB, mau meresepkannya. Pa­sal­nya, selama ini pasien kerap enggan menanyakan pada dokter tentang penyakit maupun obat yang diterimanya.

Mereka datang ke dokter, se­lan­jutnya menerima resep dan di­tebus ke apotek. Pemberdayaan konsumen menjadi salah satu kunci agar informasi mengenai OGB sampai ke masyarakat.

Yang masih jadi masalah saat ini adalah, belum semua pasien meminta obat generik. Bahkan, masih ada anggapan dengan har­ga yang lebih murah, khasiat obat generik tidak sebanding dengan obat paten.

Padahal, menurut dia, harga OGB yang lebih murah men­da­tangkan keuntungan yang besar bagi produsen dan konsumen. Mempromosikan obat generik adalah pro­gram pemerintah da­lam me­nyediakan obat murah tapi ber­mutu bagi masyarakat,

Randy menyatakan, tren pa­sar OGB terutama di Indonesia dari tahun 2009-2011 terus me­ningkat sebesar 23 persen. Jika dicermati, pertumbuhan RS, khu­susnya yang menggunakan OGB sangat agresif, mencapai 28 persen.

Pertumbuhan pasar farmasi di Indonesia sebagian besar dari kontribusi pertumbuhan OGB. Pertumbuhan pasar OGB lebih tinggi dari pasar farmasi atau pasar obat di Indonesia.

“Beberapa rumah sakit swasta juga sudah banyak yang meng­gu­nakan OGB. Bahkan, bebe­rapa rumah sakit swasta kelas atas juga su­dah menggunakan OGB,” kata randy.

Ia menilai, meningkatnya per­mintaan OGB di RS swasta lebih ditujukan untuk pasien-pasien kelas tiga. Jika RS swas­ta tidak me­nye­dia­kan OGB, bia­ya pera­wa­tannya bisa mem­beng­kak. Alhasil, RS swasta bisa kehila­ngan pasien jika ti­dak menerima kelas tiga. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya