Berita

Olahraga

Di Kejurnas Catur Junior, PB Percasi Targetkan 800 Peserta

RABU, 27 JUNI 2012 | 19:41 WIB | LAPORAN:

RMOL. Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) menargetkan sekitar 800 peserta pada Kejuaraan Nasional Catur Junior III 2012 yang akan digelar di Jakarta 2-5 Juli, mendatang.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Kejurnas, Rikardo dalam jumpa pers di Jakarta (Rabu, 27/6). Menurutnya, kejurnas ini merupakan penjaringan bibit pecatur muda, sekaligus sebagai pendataan poin pecatur junior.

“Sampai saat ini sudah ada 443 peserta dari 14 Pengprov Percasi seluruh Indonesia. Itu baru setengahnya dari target, karena Percasi menargetkan 800 peserta,” kata Rikardo yang juga manager Pelatnas PB Percasi ini.


Lanjutnya, pertandingan catur standar dalam kejurnas junior ini dibagi dalam beberapa kelompok umum, yaitu junior A dibawah 20 tahun, junior B (-18), junior C (-16), junior D (-14), junior E (-12), junior F (-10) dan junior G (-8).

Sementara itu, Sekjen PB Percasi Henry Hendratno menyatakan kejurnas ini sudah menjadi tradisi, jelang Pekan Olahraga Nasional (PON). Sebelumnya, pernah digelar di Karawang 2004 dan Bandung 2009.

"Ini yang ketiga kalinya, dan sudah menjadi tradisi kejurnas catur junior diselenggarakan menjelang PON, dan ini sekaligus sebagai pendataan poin terhadap para pecatur junior," kata Henry Hendratno.

"Poin yang diperoleh pecatur itu penting sebagai pegangan mereka untuk bisa masuk seleknas catur, terutama untuk bisa terpilih sebagai pecatur yang diikutkan dalam olimpiade catur misalnya," katanya.

Ketika ditanya apakah ada batasan terhadap atlet catur yang boleh diikutkan oleh setiap daerah masing-masing, Sekjen PB Percasi mengatakan tidak ada batasan asal pecatur tersebut tidak lagi melebihi kelompok umur.

"Kami tidak membatasi keikutsertaan mereka meskipun dari mereka memiliki gelar seperti master internasional dan lainnya," tambahnya. [dzk]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya