Berita

diah

Diah, Penderita Kanker Payudara Stadium 3 B, Butuh Bantuan Darurat

KAMIS, 14 JUNI 2012 | 14:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Respon Darurat Kesehatan (RDK) Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa mengunjungi pasien dhuafa yang dikabarkan menderita kanker payudara stadium  3 B, kanker yang sudah metastasis ke payudara sebelah kiri yang sebelumnya hanya menyerang di bagian kanan.

Adalah Diah Kurnia Solihat (25), gadis yang tinggal di wilayah Palmerah, Jakarta Barat, sejak Oktober 2011, setelah menjalani serangkaian test, divonis dokter mengidap kanker payudara.

Saat Tim RDK LKC Dompet Dhuafa berkunjung ke kediamannya, Selasa,(12/06), kondisi Diah secara umum sudah terlihat membaik walaupun terlihat masih lemas. Diah sudah bisa berbicara tentang perkembangan penyakitnya kepada tim RDK LKC DD.

Dia sedang menjaga kondisi tubuhnya untuk mempersiapkan diri menghadapi kemoterapi yang ketiga. Tim dokter yang yang akan melakukan operasi pengangkatan payudaranya pun sudah siap. Mereka hanya menunggu proses kemoterapi berhasil dan berjalan sesuai rencana.

"Saya berjuang keras untuk sembuh, saya yakin akan sembuh, yakin Allah sayang sama saya dan akan segera memberi jalan kesembuhan. Saya harus kuat
dan sabar," tutur Diah dengan nafas terengah-engah, kepada Tim RDK di kediamannya.

Diah menceritakan, sejak mengetahui dirinya mengidap kanker, Diah mulai melakukan pengecekan secara berkala ke beberapa rumah sakit termasuk RS. Darmais, Jakarta, untuk mendapatkan second opinion dari beberapa dokter untuk menyembuhkan penyakitnya (selain operasi).

Sekitar Kamis,(31/5), kondisinya pun menurun, leukositnya tak stabil dan berada di angka 0 (nol). Suhu tubuhnya fluktuatif bahkan kadang demam hingga 40 derajat, payudaranya mengeras, luka dan mengeluarkan cairan.

Untuk menambah leukosit dokter menyuntikan obat penambah leukosit dua kali satu hari. Setiap suntikan senilai Rp. 650.000, dan tubuhnya belum bisa menerima makanan dan minuman. Untuk memenuhi asupan gizi dan energi bagi tubuhnya Diah mendapatkan bantuan infus dan makanan cair yang masuk lewat alat bantu.

"Saya coba makan dan minum lewat mulut untuk menambah kekuatan tubuh karena saya ingin tubuh saya kuat menerima berbagai serangan kanker. Saya ingin cepat sembuh dan tidak mau kalah oleh sel kanker ini. Tapi semakin dipaksa justru semakin mual dan akhirnya muntah. Sampai akhirnya dokter memberikan obat untuk lambung," ungkap Diah.

Saat itu, Diah sedang menjalani kemoterapi tahap kedua. Dokter yang mengetahui riwayat kesehatan Diah, akhirnya berhati-hati dalam memberikan obat kemoterapi karena sebelumnya Diah juga memiliki riwayat penyakit SSJ (Sindrom Steven-Johnson), penyakit kulit yang disebabkan oleh alergi atau infeksi yang menyerang mata sebelah kirinya, hingga terjadi kelengketan dikorneanya.

Yang menjadi ganjalan bagi Diah adalah masalah pembiayaan. Dari awal pengobatan, pembiayaannya  ditanggung oleh kantor tempat dimana Diah bekerja. Namun sejak Maret 2012 sudah tidak bekerja lagi, akibatnya pembiayaan sudah tidak ditanggung lagi. Saat ini, untuk pembiayaan kemoterapi yang kedua menelan biaya sekitar Rp. 21 juta, keluarga Diah masih memiliki hutang ke RS Dharmais sebesar Rp 10 juta.dan batas akhir pembayarannya tanggal 30 Juni 2012.

Inilah yang kemudian mendorong LKC Dompet Dhuafa siap untuk membantu pengobatan Diah selanjutnya, dengan menjadikannya sebagai peserta LKC Dompet Dhuafa. Tentu saja, LKC juga berharap agar ada donatur yang bisa membantu pembiayaan pengobatan gadis tersebut. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya