Berita

Darmono

Wawancara

WAWANCARA

Darmono: Buronan BLBI Itu Sudah Lama Diketahui Di Amerika Serikat

SELASA, 12 JUNI 2012 | 09:32 WIB

RMOL. Ketua Tim Pemburu Koruptor  Darmono mengaku sudah lama mengetahui keberadaan buronan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia  (BLBI) Sherny Kojongian berada di Amerika Serikat.

‘’Walau tahu dia di Amerika Se­­rikat (AS), nggak mungkin bi­­­sa menangkap seenaknya. Tapi ha­rus melalui proses. Itu kan pan­­jang, melalui hubungan hu­kum dua negara,’’ ujar Dar­mono ke­pa­da’Rakyat Merdeka, ke­marin.  

Seperti diketahui, buronan  BLBI terkait kasus Bank BHS Sherny Kojongian ditangkap In­terpol di San Francisco, AS, pe­kan lalu. Dia merugikan negara se­besar Rp 1,950 triliun. Sherny  me­larikan diri ke negeri Paman Sam pada 2002, saat proses per­sidangan berjalan.

Darmono selanjutnya menga­ta­kan, yang membuat lama pe­nangkapan itu gara-gara dilaku­kan dulu upaya-upaya perjanjian ekstradisi dan sebagainya.

‘’Semuanya itu melalui proses yang cukup panjang. Maka akhir­­nya ditangkap pekan lalu. Se­­lan­jut­nya segera diekstradisi.  Seka­rang terus dilakukan koor­dinasi de­ngan otoritas AS untuk melan­car­­kan proses tersebut,’’ paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:


Apa yang dilakukan Keja­gung menjelang pemu­la­ng­an Sherny dari Amerika Serikat?

Ya, kita masih koordinasi. Menunggu konfirmasi dari sana. Yang kami lakukan tentunya persiapan secara teknis. Itu sudah kami laksanakan.


Persiapan secara teknis apa saja?

Misalnya, kami menyiapkan su­rat perintah terkait dengan pe­laksanaan tuntutan penga­dilan, su­rat penangkapan, dan se­ba­gainya. Itu kan harus di­siapkan.


Apa sudah disiapkan ruangan tahanan untuk Sherny?

Kalau masalah tempat di Lembaga Pemasyarakatan sudah banyak tempat kok. Bisa saja ditempatkan di Pondok Bambu atau di mana saja. Banyak tempat kok.  Nggak harus menyiapkan se­ca­ra khusus. Yang penting pe­nyia­pan secara teknis dan admi­nistrasi secara formal sudah disiapkan.


Persiapan administrasinya apa saja?

Persiapan administrasinya, su­rat persiapan pelaksanaan pu­­tusan hakim dan berita aca­ranya.


Itu tidak butuh lama kan?

Betul. Berita acaranya se­bentar saja kok. Persiapan berita acara­nya tinggal menanda­tanga­ni saja kok.


Apa yang membuat proses pemulangan memakan waktu?

Ya, karena semuanya harus me­lalui aturan hukum negara. Se­tiap negara kan punya aturan hu­kum masing-masing yang harus dipenuhi. Tentu aturan hukum di negara lain kan harus dipenuhi dan aturan hukum di negara kita harus disempurnakan dan di­lengkapi.


Apakah aturan hukum pemulangan dari Amerika Serikat sulit?  

Mudah-mudahan tidak sesulit seperti di Australia.


Biasanya memakan waktu berapa lama pemulangan bu­ronan seperti ini?

Pokoknya tunggu saja. Mudah-mudahan secepatnya. Insya Allah semoga diberikan kemudahan.


Sherny melarikan diri 10 tahun, kenapa lama sekali baru ditangkap?

Lama karena dia punya hak hukum di Amerika Serikat.  Wak­tu dia masuk ke Amerika  mem­bawa dokumen-dokumen yang lengkap, sehingga terdaftar seba­gai penduduk sementara. Kemu­di­an dia menjadi penduduk de­ngan status permanent resident.   Itu yang membuat prosesnya  menjadi lama.   


Sherny melarikan diri 10 tahun, kenapa lama sekali baru ditangkap?

Lama karena dia punya hak hukum di Amerika Serikat.  Wak­tu dia masuk ke Amerika  mem­bawa dokumen-dokumen yang lengkap, sehingga terdaftar seba­gai penduduk sementara. Kemu­di­an dia menjadi penduduk de­ngan status permanent resident.   Itu yang membuat prosesnya  menjadi lama.   


Berarti keberadaan Sherny sudah lama diketahui dong?

Ya. Walau kita tahu dia di sana, nggak mungkin bisa menangkap seenaknya. Tapi harus melalui proses. Itu kan panjang, melalui hubungan hukum dua negara. Kemudian dilakukan upaya-upaya perjanjian ekstradisi dan sebagainya. Semuanya melalui proses yang cukup panjang.


Apakah ada orang kejaksaan yang dikirim ke AS untuk mem­perlancar pemulangan ini?

Kami memproses pemulangan ini melalui  bantuan lembaga di sana. Ada Kedutaan Besar, per­wa­kilan Interpol, itu yang mem­bantu. Tidak harus ke sana. Hal-hal yang teknis mengenai pemu­la­ngan tersebut kan bisa  dibica­ra­kan melalui telepon, surat-menyurat, dan sebagainya.


Kepergian Jaksa Agung Basrief Arief dan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Andhi Nirwanto ke Amerika tidak terkait kasus ini?

O bukan. Itu kaitannya dengan masalah hukum lain.


Bagaimana dengan keka­ya­an Sherny, apakah nanti disita?

Kerugian dalam perkara itu sudah ditutup semuanya oleh pe­rusahaan tempatnya dulu bekerja. Sekarang tinggal menjalani pi­dananya saja. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya