Berita

perancis/ist

Ketika Perubahan Itu Tiba

SENIN, 11 JUNI 2012 | 15:49 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Perancis datang ke Piala Eropa 2012 Ukraina-Polandia dengan perubahan signifikan. Perubahan ini dilakukan oleh pelatih muda Laurent Blanc, dengan membuat peraturan keras, salah satunya membuang muka lama yang juga menjadi penyebab kegagalan dan keretakan timnas itu di Afrika Selatan.

Hasilnya, hampir dari 50 persen tim mereka berisikan pemain baru. Nama seperti Valbuena, Rami, Debuchy dan Hatem Ben Arfa  mengisi line-up.

Hasilnya, tim ayam jantan tidak terkalahkan pada 21 laga terakhir. Kekalahan terakhir mereka, tercatat pada 3 September 2010 saat berjumpa Belarusia.


Angin perubahan pun diamini oleh Patrick Vieira. Dalam tulisannya di The Telegraph, bekas gelandang Perancis ini mengatakan Laurent Blanc telah membawa perubahan.

"Ketika aku berbicara dengan para pemain, mereka menyatakan sangat menikmatinya permainan. Ini karena Blanc telah membawa semua hal positif itu, ia juga berhasil menyatukan kembali timnas Perancis," katanya, Senin (11/6).

Kini Perancis benar-benar membawa warna baru untuk tampil di Euro Polandia-Ukraina dan siap membidik gelar juara untuk ketiga kalinya, setelah menjadi kampiun pada 1984 dan 2000. [arp]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya