Berita

ilustrasi

PENEMBAKAN DI PAPUA

Tukang Ojek Ditembak Tadi Malam

SENIN, 11 JUNI 2012 | 11:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Penembakan misterius kembali terjadi di Kota Jayapura, Papua, Minggu (10/6) sekitar pukul 21.30 WIT. Lokasi kejadian, tepatnya di halaman parkir Gedung FKIP Universitas Cenderawasih Jayapura.

Kali ini korbannya, diketahui bernama Tri Sarono (45) seorang tukang ojek warga Abepura yang juga bekerja sebagai satpam Saga Mall Abepura. Korban Tri Sarono ditemukan dalam keadaan tergeletak bersimbah darah di samping motor Yamaha Vega DS 3816 AE.

Dari pantauan Cenderawasih Pos (Grup JPNN), aparat kepolisian dari Polsek Abepura, Polres Jayapura dan Polda Papua tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan banyak warga yang ingin tahu dan melihat langsung keadaan jenasah korban berada di dekat motornya tersebut.

Wakapolda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw tampak berada di TKP bersama sejumlah pejabat teras Polda Papua, memantau jalannya olah TKP yang dilakukan anak buahnya tersebut.

Olah TKP tersebut, selesai sekitar pukul 23.15 WIT, selanjutnya jenazah korban dimasukkan ke dalam mobil ambulan dan dibawa langsung menuju ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

Korban Tri Sarono diduga tewas setelah ditembak oleh pelakunya yang diduga merupakan penumpang ojek tersebut. Apalagi, berdasarkan informasi yang diterima Cenderawasih Pos bahwa korban sehari-harinya mangkal di pangkalan ojek yang ada di depan Saga Mall Abepura, setelah selesai melakukan tugasnya sebagai satpam di pusat perbelanjaan terbesar di Abepura tersebut.

Direskrim  Polda Papua, Kombes Pol Wachyono ketika dikonfirmasi wartawan terkait kejadian tersebut, mengakui belum mengetahui persis kronologis kejadian penembakan terhadap korban tersebut.

"Kejadiannya, sekitar pukul 21.30 WIT, ada dua luka tembak pada tubuh korban, ada di leher dan punggung sebelah kanan," kata Wachyono, seperti dilansir JPNN.

Di samping itu, kata Wachyono, pihaknya baru melakukan olah TKP pasca penemuan korban tersebut dan pihaknya akan melakukan otopsi terhadap jenasah korban penembakan tersebut.

Dari hasil olah TKP tersebut, ujar Wachyono, pihaknya menemukan proyektil dan bercak darah milik korban. Yang jelas, kasus tersebut, pihaknya masih akan melakukan pendalaman dan penyelidikan terlebih dahulu. "Kami masih akan melakukan pendalaman terhadap kasus ini," imbuhnya.

Sementara itu, penemuan korban tewas yang diduga ditembak oleh penembak misterius ini, menjadi perhatian warga yang ada di sekitar TKP maupun yang lewat di depan Uncen Abepura tersebut.

Pascapenembakan, dari tampaknya aparat kepolisian melakukan razia di beberapa tempat, termasuk di depan PJR Skyland dan Patmor PTC Entrop untuk mengejar pelaku yang hingga saat ini belum terungkap, meski sudah beberapa kali kejadian penembakan tersebut. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya