Berita

Yunani

Olahraga

Yunani Sesumbar Ulang Euro 2004

Jelang Lawan Tuan Rumah Polandia
RABU, 06 JUNI 2012 | 08:16 WIB

RMOL.Juara Euro 2004, Yunani ber­tekad mengulang kesuksesannya di Euro 2012. Keyakinan ‘Negeri Dewa-Dewi’ ini mencuat sete­lah menjadi juara grup babak kua­­lifikasi.

Seperti diketahui, pada Euro 2004 di Portugal, Yunani bu­kan­lah tim unggulan. Na­mun, tim yang kala itu dilatih Otto Reha­gel membuat kejutan di pertan­dingan pertama yaitu sukses me­ngalahkan tuan rumah Portugal 2-1.

Untuk Euro tahun ini, Yunani dipoles Fernando Santos me­nem­pati Grup A bersama dengan salah satu tuan rumah, Polandia. Maka wajar jika Yunani meng­ha­rapkan keajaiban untuk bisa mengulangi prestasi fenomenal mereka tersebut. Mengalahkan Polandia di laga pembuka, 8 Juni mendatang adalah langkah awal untuk itu.

“Skuad Polandia akan menda­pat tekanan karena mereka akan bermain di depan pendukung sendiri. Kami tidak arogan, kami menghormati setiap lawan kami, tapi di saat bersamaan kami tidak takut apapun,” tegas bek kiri Yu­nani. Giorgos Tzavellas, di situs resmi UEFA.

“Yunani pernah merusak pesta tuan rumah sebelumnya, delapan tahun lalu. Dan saya harap kami akan melakukannya lagi,” lanjut Tzavellas.

Sebelumnya, pelatih Fernando Santos sesumbar jika timnya ba­kal menjadi ancaman bagi tim-tim besar di Piala Eropa tahun ini.

“Tak akan ada yang mampu mengalahkan Yunani dengan mu­dah. Tak ada yang lebih bagus da­ripada Yunani. Para pemain sa­ya layak mendapatkan doa un­tuk sebuah keberhasilan. Me­re­kalah yang memberi saya ke­per­cayaan diri dan ingin membuat rakyat Yunani senang,” ujar Santos.

Gelandang Yunani, Giorgos Karagounis turut mendukung ucapan pelatihnya tersebut. Dia menganggap skuadnya akan me­lakukan yang terbaik di turna­men tersebut.

“Suasana di tim ini sungguh sempurna. Kami semua tahu apa yang harus kami lakukan bebe­rapa hari mulai sekarang. Kami akan melakukan segalanya untuk membuat pendukung kami baha­gia,” katanya.

Setelah melawan Polandia, Yuani juga dijadwalkan berta­rung dengan penghuni Grup A lainya yaitu Republik Ceko 12 Juni dan Rusia pada 16 Juni. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya