Berita

ilustrasi

Peta Calon Tersangka Kasus-kasus Besar Sudah di Kepala Orang-orang KPK

SELASA, 05 JUNI 2012 | 14:01 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Perjalanan KPK atas kasus korupsi Bank Century, Hambalang, cek pelawat dan kasus lain yang menyeret nama-nama besar, dinilai positif karena sudah menunjukan tanda kemajuan.

Hal itu tersimpulkan dalam diskusi "Century, Hambalang dan Korupsi Politik" yang diadakan di Rumah Perubahan 2.0, Komplek Duta Merlin, Jakarta Pusat, beberapa saat lalu (Selasa, 5/6).

"Saya yakin peta calon tersangka sudah muncul di benak banyak orang-orang KPK, karena dua kali audit yang dilakukan BPK semua berakhir dengan menunjukan adanya kerugian negara," kata pakar hukum, Margarito Kamis, sebagai salah seorang pembicara.


Selain itu, meski kinerja KPK dinilai lambat, menurutnya KPK pasti tetap maju, tidak bisa berhenti atau memutar kembali. Di KPK, setiap penyidikan kasus korupsi harus dituntaskan. Margarito juga berpendapat, KPK mesti memastikan status dana proyek Hambalang.

"Pastikan uang yang dikucurkan dari Adi Karya itu sah atau tidak, kemudian pastikan selisih dana antara nilai kontak dasar dengan yang dikerjasamakan kalau ditemukan perbedaan berarti ada korupsi," saran doktor hukum dari Ternate itu.

Dia juga berpendapat, pimpinan KPK harus memperhatikan berita acara dan cara memformulasikan pertanyaan karena bisa saja salah dan menyelamatkan orang yang tersandung kasus korupsi. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya