Berita

PT Hyundai Motor Corporation (HMC)

Otomotif

Hyundai Talak KHI, Potensi Kecelakaan Makin Tinggi

SENIN, 04 JUNI 2012 | 08:07 WIB

RMOL.Terkait pemutusan sepihak PT Hyundai Motor Corporation (HMC) Korea terhadap PT Ko­rin­do Heavy Industry (KHI) yang membuat ribuan truk dan bus Hyun­dai terancam nggak ber­ope­rasi, mendapat perhatian dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Menurut Ketua KNKT Ta­tang Kurniadi pemerintah se­bagai regulator harus segera tu­run tangan menyelesaikan ma­salah ini. Pasalnya, peng­hen­tian pa­so­kan suku cadang (spa­re part) yang dipergunakan un­tuk ang­ku­tan umum atau ang­kutan massal bisa mening­kat­kan potensi ke­celakaan. Sebab, pemilik kendaraan akan mela­kukan berbagai upaya agar truk atau busnya tetap bisa berope­rasi. Misalnya, dengan melaku­kan kanibalisme suku cadang.

“Pemerintah harus mencegah terjadinya kecelakaan karena su­ku cadang yang dipergunakan tidak sesuai dengan spesifikasi. KNKT  hanya bisa mengingat­kan pemerintah, karena kami baru bisa bekerja aktif setelah terjadi kecelakaan,” ujar Ta­tang.

Menurut Tatang, jika HMC Ko­rea dan KHI tidak juga me­ne­mukan kesepakatan, peme­rin­tah harus segera berinisiatif meng­atasi masalah tersebut.

“Karena ini menyangkut kese­la­matan banyak orang, maka dibutuhkan keseriusan dari se­mua pihak yang terlibat,” cetus Tatang.

Direktur KHI Seo Jeung Sik me­nyatakan, HMC tetap me­mi­liki kewajiban untuk me­masok suku cadang bagi KHI karena Technical License Agree­ment masih berlaku, meskipun Distri­butorship Agreement dan Supply Agreement dinyatakan telah ber­akhir. KHI, menurut Seo, sangat me­nyesalkan tindakan pemutus­an sepihak oleh Hyundai.

“Padahal sejak ditekennya per­janjian kerja sama pada 16 Juni 2006, kami te­lah berupaya me­me­nuhi kewa­jiban­nya untuk men­jual produk kendaraan niaga Hyundai baik truk maupun bus,” ujar Seo.

Selain berupaya menjual pro­duk kendaraan niaga, KHI beru­paya meningkatkan pelayanan terhadap konsumennya, meski­pun pihak HMC seringkali jus­tru menjadi penyebab atas ke­rugian yang diderita oleh kon­sumen.

Pengamat otomotif Suhari Sargo meminta pemerintah se­gera menyelesaikan masalah ini supaya ribuan truk dan bus bisa kembali beroperasi.

“Pemerintah harus bisa me­lindungi industri yang dianggap penting dalam menopang ke­hi­dupan ekonomi negaranya ter­masuk otomotif,” tegas Suhari.

Seperti diketahui, pada Selasa (8/9) 2010 HMC memutus se­pihak  kontrak Supply Agreement dengan pihak PT Korindo Heavy Industry (KHI), kemudian disu­sul dengan surat HMC pada 6 Oktober 2010 tentang pembe­ritahuan tidak diperpan­jang­nya Distributorship Agree­ment.

Tidak cukup hanya mengakhiri perjanjian secara sepihak selama 9 bulan, terhitung sejak tanggal berakhirnya perjanjian (berda­sar­kan klaim sepihak HMC yang jatuh pada tanggal 15 Juni 2011), HMC juga menolak untuk me­masok suku cadang bagi kenda­raan niaga yang dirakit dan dijual dalam bentuk completely knock down (CKD) alias terurai oleh KHI di Indonesia. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya