Berita

hosni mubarak/ist

Dunia

Resmi, Mubarak Dihukum Penjara Seumur Hidup

SABTU, 02 JUNI 2012 | 21:45 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

RMOL. Pengadilan Mesir akhirnya menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada mantan presiden Hosni Mubarak, Sabtu siang (2/6). Mubarak dinyatakan bersalah karena gagal menghentikan pembunuhan yang dilakukan pasukan keamanan Mesir terhadap kelompok demonstran yang menuntutnya mundur. Selain itu, Mubarak juga dinyatakan bersalah dalam sejumlah kasus korupsi.

Vonis penjara seumur hidup untuk Mubarak ini tidak memuaskan berbagai kelompok anti-Mubarak. Ikhwanul Muslimin, misalnya, menggelar protes di Tahrir Square pada pukul 17.00 waktu setempat.

Sementara itu, setelah vonisnya dibacakan, Mubarak yang kini berusia 84 tahun mengelami krisis kesehatan dalam perjalanan menuju rumah sakit penjara di Kairo dengan menggunakan helikopter. Sejumlah laporan mengatakan ia terkena serangan jantung. Tetapi tidak ada penjelasan yang dapat mengkonfirmasi dugaan itu.

Mubarak juga dikabarkan sempat beteriak memprotes hukumannya dan menolak meninggalkan helikopter yang ditumpanginya. Ini adalah kali pertama Mubarak dibawa ke rumah sakit penjara. Sejak jatuh pada April tahun lalu, Mubarak sakit dan dirawat di sebuah rumah sakit di kawasan Sharm el-Sheikh yang merupakan favorit Mubarak. Di dalam helikopter yang telah mendarat di halaman rumah sakit penjara, Mubarak ngotot meminta agar helikopter kembali terbang menuju rumah sakit militer tempat ia dirawat sejak Agustus 2011 selama proses persidangan.

Setelah dua jam ngotot, Mubarak akhirnya mengalah. Ia pun digelandang menuju rumah sakit Penjara Torah.

Sebelumnya, di dalam persiangan, Mubarak tampak duduk dengan wajah membatu di dalam sangkar besi, sementara Hakim Ahmed Rifaat membacakan tuduhan dan vonis. [guh]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya