Berita

Mark Web­ber

Olahraga

Webber Dipuji Bos Sendiri

Formula Satu
RABU, 30 MEI 2012 | 09:16 WIB

RMOL. Keberhasilan Mark Web­ber memenangi GP Mo­nako akhir pekan lalu mem­buat tim prinsipal Red Bull Christian Horner melayangkan pujian. Horner menyanjung ke­dewasaan pebalap berusia 35 tahun tersebut.

Webber tampil sempurna dalam balapan sepanjang 78 di Sirkuit Monte Carlo tersebut. Start dari pole position, posisi Webber yang selalu memimpin balapan tak tersentuh. Berkat konsistensinya dia keluar sebagai pemenang GP Monako.

Kedewasaan pebalap yang memperkuat Red Bull sejak 2007 tersebut terlihat saat  dia dengan te­nang meredam tekanan tiada henti dari Nico Rosberg (Mer­cedes), Fernando Alonso (Ferra­ri), Sebastian Vettel (Red Bull), Lewis Hamilton (Mc­Laren), dan Felipe Massa (Ferrari) yang hanya terpaut tipis di belakangnya.

“Bagian tersulit ketika me­mimpin sebuah grup terutama di Monako adalah ketika mobilmu mulai terasa licin. Dengan begitu pebalap lain bisa menilai seberapa besar grip yang masih kamu miliki,” kata Horner seperti dikutip Autosport.

“Tapi Mark benar-benar ter­kontrol dan membalap dengan skill yang hebat dan juga kedewasaan hingga akhirnya bisa menang,” puji Horner.

Sementara itu, bekas juara dunia F1 asal Australia, Alan Jones mendesak Webber untuk pindah dari Red Bull ke tim ‘Kuda Jingkrak’ Ferrari.

Webber memang disebut-sebut akan pindah ke tim Ferrari untuk bersama juara dunia dua kali Fernando Alon­so. “Mark (Webber) telah me­raih satu dari dua hal yang di­inginkan setiap pebalap F1. Dia menjuarai GP Monaco dan satu hal lagi adalah ber­gabung dengan tim Ferrari,” kata Jones.

“Saya yakin ia meng­inginkan hal itu,” kata Jones yang me­rupakan pebalap Aus­tralia ter­akhir yang menjuarai ajang GP F1 pada 1980 saat ber­sama tim Williams. “Jika dia ber­gabung ber­sama Ferrari, akan sangat baik buat ka­riernya. Apalagi bila dia ber­sama Alonso,” katanya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya