Berita

Motoprix Seri IV

Olahraga

Saat Lokal Hero Unjuk Kopling

Motoprix Seri IV
SELASA, 29 MEI 2012 | 08:39 WIB

RMOL. Putaran keempat seri Ke­juaraan Nasional Balap Motor Per­tamina Enduro Motoprix Cham­pionship bakal bergulir di Sirkuit Park Kenjeran Su­rabaya 2-3 Juni. Ajang ini juga menjadi rangkaian perayaan HUT ke 719 kota Surabaya.

Rivalitas ketat akan terjadi di dua kelas paling bergengsi MP1 (125cc 4Tak TU Seeded), dan MP2 (110cc 4Tak TU Seeded). MP1 saat ini masih dikuasai Rider DIY, Yoga Adi Pra­tama nilai 90. Sedang MP2 di­pimpin lokal hero Mu­hammad Zaky nilai 114.

Setelah sempat mencuri per­hatian di tiga putaran se­be­lumnya, rider Jatim tampaknya me­manfaatkan kandangnya un­tuk memperkuat dominasi de­mi meraih juara umum. Tentu Yoga tidak akan mudah mem­pertahankan puncak kla­semen di MP1 karena Sulung Giwa akan menghadangnya. Giwa menjuarai MP1 seri se­belumnya di Sentul.

Sebaliknya di MP2 Zaky ber­peluang besar untuk se­makin meninggalkan lawan-la­wannya. Penampilannya fenomenal, karena langsung men­jadi penguasa padahal  baru tahun ini naik ke kelas Motoprix.

“Park seperti rumah kedua. Sa­ya hapal betul liku-liku  sirkuit ini. Apalagi tim mekanik selalu melakukan perbaikan secara teknis untuk motor jadi sangat membantu performa saya. Tentu saya tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan main di kandang,” kata Zaky.

Tentu rivalitas ini akan mem­buat publik tuan rumah bakal antusias mendatangi Park. Hal itu tentu memuaskan Pro­motor Lomba dari Trendy­pro­mo Mandira Helmy Sungkar.

“Ajang ini bakal jadi ton­tonan yang menarik bagi ma­syarakat. Mereka ingin me­nyak­sikan idola tuan rumah yang berupaya merebut tempat ter­hormat,” kata Helmy.

 Park Sirkuit di Pantai Ria Kenjeran yang dibangun pada tahun 1998, mempunyai jarak tempuh untuk satu putaran 1.100 meter. Peluang untuk menyalip antarpebalap luma­yan besar, karena memiliki kelebaran trek antara 8-10 meter ini hadir di Surabaya 14 tahun yang lalu.

Empat kelas Utama Seri Kejurnas Motorprix akan dilom­bakan, termasuk tujuh Kelas Supporting Race. Panitia menyediakan hadiah-hadiah uang total hampir Rp 70 juta disamping 70 buah piala-piala kejuaraan.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya