Berita

interhash 2012/ist

Pelaksanaan Interhash 2012 Diharapkan Bisa Datangkan Wisatawan

MINGGU, 27 MEI 2012 | 14:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Borobudur Internasional Hash House Harriers (Interhash) 2012 merupakan salah satu acara internasional yang berpotensi mendatangkan wisatawan ke Jawa
Tengah, termasuk juga dapat mengembangkan pariwisata dan industri ekonomi kreatif.

"Indonesia saat ini sudah ke tiga kalinya menjadi penyelenggara kegiatan ini, sebelumnya kegiatan yang sama dilakukan di Bali," kata Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif (Menparekraf), Mari Elkapangestu di kawasan Candi Borobudur, Sabtu, 26/5.

Mari menyebutkan, tahun ini seluruh anggota Interhash sepakat menjadikan Borobudur sebagai tuan rumah penyelenggaraan Interhash Internasional. Borobudur Interhash 2012 di Magelang ini, lanjut Mari juga sekaligus mengawali pencanangan program Visit Jawa Tengah (VJT) 2013 yang juga diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin.

Harapan dari pelaksanaan event ini, peserta dapat bercerita di negeri mereka tentang pengalamannya mengunjungi Borobudur. Menurut Menteri Mari, ketika mendapatkan pengalaman yang bagus tentunya mereka ke depan bisa mengajak teman dan keluarga berkunjung ke Indonesia.

Menurut Mari, event ini pada dasarnya ditujukan untuk mempromosikan Candi Borobudur sebagai World Haritage kebanggan Indonesia, karena merupakan candi bercorak Buddha terbesar kedua setelah Candi Ankor Wat di Kamboja.

"Candi Borobudur adalah monumen Buddha terbesar di dunia dan menjadi aset wisata yang membanggakan bagi Indonesia," ucapnya.

Marie menjelaskan, Interhash merupakan komunitas pencinta alam (hasher) yang beranggotakan lebih dari 90 negara di dunia dan sudah diselenggarakan sejak 1978. Tahun ini adalah penyelenggaraan ke-18 dan diikuti pehobi lari lintas alam dari 45 negara. "Event ini rutun digelar setiap dua tahun sekali dengan skala internasional dan lokasinya berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain," paparnya.

Event Borobudur Interhash 2012 yang digelar di Magelang tersebut akan menempuh 17 rute (titik jalur pemberangkatan), yaitu Kaponan, Kintelan, Pakis, Banyutoro, Kete, Wonolelo, Kota Magelang, Tuksongo, Kembang Limus, Lapang Tembak Plempungan, Banyak
Angkrem, Krasak (Salaman), Tempuran Super Long (Pegunungan Menoreh), Old Farts Run (Magelang), dan dua titik jalur lainnya ada di Yogyakarta yakni di Museum Vulkanologi dan Gardu Padang (Sleman).

Rute Interhash 2012 terbilang menantang melalui medan alam yang naik, turun dan terjal. Selain itu ada juga rute yang harus menyeberangi sungai, serta melewati pematang sawah kecil. Jaraknya sendiri bervariasi, mulai dari rute short (4-6 Km) , medium (6-8 Km), long (8-12 Km), hingga super long (12-25 Km).

"Para peserta nantinya akan melewati beragam melewati kawasan desa wisata yang memiliki potensi industri kecil, pertanian dan perikanan sekitar kawasan Borobudur," pungkasnya. [zul]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya