Berita

Komisaris Besar Rikwanto

Wawancara

WAWANCARA

Komisaris Besar Rikwanto: Izin Konser Lady Gaga Terserah Mabes Polri­­

SABTU, 19 MEI 2012 | 11:11 WIB

RMOL. Putusan Polda Metro Jaya sudah final tidak memberikan rekomendasi izin untuk konser Lady Gaga di  Gelora Bung Karno (GBK), 3 Juni mendatang.

“Memang ada pro kontra terkait acara itu. Tapi putusan kami sudah final, yakni mere­komendasikan kepada Mabes Polri untuk tidak memberikan izin konser tersebut,’’ kata Ke­pala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rik­wanto, ke­pada Rakyat Merdeka, Jumat (18/5).

Menurut Rikwanto, putusan itu tidak akan dirubah. Sebab, ini demi keamanan. Kalau dipaksa­kan memberikan izin dikhawatir­kan menimbulkan gangguan keamanan.            

Berikut kutipan selengkapnya:      

 

Apa sudah membuat surat kepada Mabes Polri?

Sudah. Kami telah membuat surat ke Mabes Polri yang intinya tidak merekomendasi izin konser Lady Gaga.


Alasannya?

Polda tidak merekomendasi­kan konser Lady Gaga karena pihak panitia tidak mengajukan izin keramaian.


Ah, masa itu saja alasannya?

Ya, memang adanya masukan dari berbagai pihak. Intinya atraksi Lady Gaga tidak pantas ditonton orang banyak. Misalnya saja disamapikan pejabat Maje­lis Ulama Indonesia (MUI), pimpi­nan salah satu fraksi di DPR, dan beberapa organisasi masyarakat.

Mereka berpendapat gaya ber­pakaian yang erotis yang diper­ton­tonkan Lady Gaga tidak se­suai dengan ajaran budaya Indonesia.

Selain itu karena banyaknya pro dan kontra. Banyaknya ma­sukan-masukan kan tidak baik bagi Kamtibnas (keamanan dan ketertiban nasional). Karena pro dan kontranya semakin mem­besar, sehingga tidak baik untuk keamanan.  


Ini berarti polisi terkesan takut ya?

Jangan tempatkan polisi dalam pro dan kontra. Polisi itu aparat yang bekerja untuk memelihara dan menjaga stabilitas Kam­tibnas.

 

Ini berarti Polda tidak ber­daya menangani potensi gang­guan keamanan dong?

Ini bukan bicara takut nggak takut, kuat nggak kuat, berdaya tidak berdaya. Yang jelas, kalau dipaksakan konser itu, potensi kamtibnas  terganggu. Masa dibiarkan. Jangan sampai dong.


Bagaimana kalau Mabes ke­luarkan izin?

Memang di tingkat Polda tidak merekomendasikan. Tapi yang mengeluarkan izin kan Mabes Polri.


Bagaimana kemungkinan­nya?

Kalau itu tanya Mabes Polri saja. Jangan tanya saya, he-he-he. Yang pasti Polda Metro Jaya tidak memberikan rekomendasi, itu saja. Nanti terserah Mabes Polri.


Bagaimana kemungkinan­nya?

Kalau itu tanya Mabes Polri saja. Jangan tanya saya, he-he-he. Yang pasti Polda Metro Jaya tidak memberikan rekomendasi, itu saja. Nanti terserah Mabes Polri.


O ya, bukankah sebelumnya pihak penyelenggara pernah meminta izin penyelenggaraan konser tersebut?

5 Mei lalu pernah mengajukan. Tapi tidak lengkap, maka dikem­balikan.

Jadi belum ada izin yang di­keluarkan.


Apa saja kelengkapan yang be­lum dipenuhi pihak penye­leng­gara?

Izin dari Pariwisata dan Imi­grasi mengenai cek visanya untuk rombongan Lady Gaga.


DPR mau memanggil Ka­polri terkait kasus ini, apa Anda sudah tahu?

Belum dengar tuh.


Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mau meminta klari­fikasi dari kepolisian terkait pe­larangan konser penyanyi pa­pan atas asal Paman Sam itu, tanggapan Anda?

Tanya kepada Mabes Polri ya.


Biasanya konser seperti ini, berapa aparat keamanan yang diterjunkan?

Ya, macam-macam. Tergan­tung konsernya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya