Berita

PT Hon­da Prospect Motor (HPM)

Otomotif

Genjot Volume Penjualan, Honda Rilis Varian Baru

SABTU, 19 MEI 2012 | 08:04 WIB

RMOL.Persaingan kelas sedan di In­do­nesia semakin memanas. PT Hon­da Prospect Motor (HPM) mau meramaikan pasar sedan di tahun 2012. Dalam waktu dekat ini, te­pat­­nya 23 Mei mendatang, Hon­da se­­gera meluncurkan New Honda City.

Tak tanggung-tanggung, Hon­da benar-benar ingin menggenjot volume penjualannya dan terus melakukan gebrakan lewat pe­luncuran beberapa produk baru.

Sejak awal tahun ini, Honda telah meluncurkan setidaknya em­pat mobil dalam waktu yang berdekatan.

“Banjir Thailand me­mang memberikan dampak besar bagi penjualan Honda di Indo­nesia, karena suplainya dari sana ter­ganggu. Juni sampai Juli men­datang, produksi dan pen­jualan Honda baru akan normal,” kata Direktur Pemasaran dan La­ya­nan After Sales HPM Jonfis Fandy.

Untuk membenahinya, Honda akan lebih dulu memberikan pe­rubahan baru di varian se­dannya dengan meluncurkan New Honda City pada 23 Mei mendatang. “Pekan depan, New Honda City akan diluncurkan,” tambahnya.

Nantinya, Honda New City akan menggunakan mesin empat silinder, 16 valve berkapasitas 1,5 liter dan sistem i-VTEC. Me­sinnya dipadukan dengan trans­misi manual lima percepatan dan juga transmisi otomatis lima per­cepatan. Mesinnya mampu me­nyemburkan daya 118 PS pada pu­taran mesin 6.600 RPM. Torsi maksimal yang dihasilkan men­capai 146 Nm pada 4.800 RPM.

Pada sistem keamanannya, New City juga akan dilengkapi sistem safety air bag di bagian depan, rem ABS (Anti-lock Bra­king System) dengan Brake Assist. Ada G-CON atau G-Force Control Technology dan Elec­tronic Brake Force Distri­bution. New City juga mengadopsi tek­no­logi Cruise Control. Honda New City sebelumnya telah di­lun­curkan di India. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya