Berita

Manny Pacquiao

Olahraga

Pacman Waspadai Senjata Mematikan Bradley

Jelang Perebutan Gelar Kelas Menengah WBO
RABU, 16 MEI 2012 | 08:57 WIB

RMOL. Petinju beken asal Filipina Manny Pacquiao mulai mewaspadai petinju Amerika Serikat (AS), Timothy Bradley dalam perebutan sabuk kelas menengah WBO di Las Vegas, AS, 9 Juni, mendatang.

Petinju berjuluk Pacman ini mengakui, Bradley memiliki sejumlah pukulan mematikan. “Dia (Bradley, red) masih muda, memiliki gaya yang agresif, dan memiliki keinginan menjadi juara dunia. Saya sudah memperhatikan gaya bertarung dia,” ucap Pacquiao seperti dilansir ESPN.

Meski Bradley memiliki banyak keunggulan dan belum pernah terkalahkan, Pacquiao tidak gentar. Petinju yang memiliki rekor 54 menang, 38 dengan KO, tiga kalah dan dua seri ini akan mengandalkan kecepatan dan pengalaman untuk mempecundangi Bradley yang sudah mengantongi 28 kemenangan, 12 dengan KO dan satu no contest.

“Saya memiliki kecepatan dan kekuatan untuk melawan Bradley. Saya juga telah belajar banyak dari pertarungan melawan petinju legendaris seperti Oscar De La Hoya, Miguel Cotto, Erik Morales, Marco Antonio Barrera, dan Juan Manuel Marquez,” tegas Pacquiao.

Bradley merupakan salah satu dari tiga calon penantang Pacquaio. Dua nama lainnya adalah Lamont Peterson dan Juan Manuel Marquez. Ketiga nama tersebut muncul setelah Pacquiao gagal menggelar megatarung lawan Floyd Mayweather Jr.

Lantaran tidak ada kesepakatan, Mayweather  memilih Miguel Cotto yang kemudian dikalahkannya pada 5 Mei lalu. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya