Berita

New CR-V

Otomotif

HPM Raup Penjualan New CR-V Facelift 1.853 Unit

SENIN, 07 MEI 2012 | 08:13 WIB

RMOL. Pulihnya pasokan kendaraan yang diimpor secara completely knock down (CKD) dari Thailand dan Jepang membuat penjualan PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali moncer. Pada segmen sport utility vehicles (SUV) CR-V Facelift berhasil me­raup penjualan sebanyak 1.853 unit selama April 2012.

Direktur pemasaran HPM Jon­fis Fandy menyatakan, angka pen­jualan ini paling tinggi dari sebelumnya. Ia mengaku senang karena dapat memenuhi ke­bu­tuh­an pelangganya dengan baik.

“Total penjualan selama bulan lalu mencapai 3.732 unit dan itu satu kebanggaan buat ka­mi se­bagai ATPM,” kata Jonfis kepada Rakyat Merdeka.

Jonfis menargetkan, penjualan CR-V facelift bisa mencapai 13.000 unit sampai akhir tahun, naik dari 11.700 yang diraih pada 2011. “Diharapkan produk ini bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang sempat terganggu akibat ben­cana alam tahun lalu,” jelasnya.

Selanjutnya, untuk model lain, seperti Honda Jazz laris terjual 1.461 unit, Honda Freed 339 unit dan All New Honda Odyssey 79 unit. “Kami berharap pasokan un­tuk semua model Honda akan kem­bali normal dalam waktu dekat se­hingga dapat memenuhi per­min­taan konsumen di Indo­nesia,” harap Jonfis.

HPM juga akan meluncurkan beberapa produk anyar ketiga dari Honda Jazz, CR-V dan Freed yakni Honda Civic, Brio dan All New CR-V yang akan segera di­rilis pada akhir tahun ini.

“Pada semester kedua ini kami akan hadirkan beberapa produk anyar untuk menggenjot penjual­an Honda yang sempat tertinggal akibat gempa di luar.” [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya