Berita

Chris John-Shoji Kimura

Olahraga

Pembuktian Si Naga

Perebutan Gelar Juara Dunia Kelas Bulu WBA
SABTU, 05 MEI 2012 | 08:49 WIB

RMOL.Duel Chris John lawan petinju Jepang Shoji Kimura dalam perebutan gelar juara dunia kelas bulu WBA malam ini (Sabtu, 5/5), menjadi ajang pebuktian bagi The Dragon, julukan Chris John.

Bagi Chris John, partarungan yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura ini merupakan pertarungan mempertahankan gelarnya yang ke-16, sejak me­rebut gelar dari petinju Ko­lombia, Oscar Leon di Bali 2003 lalu. Selain itu, ini menjadi laga pem­buktian bagi The Dragon di tahun ‘Naga Air’.  

Apalagi, sudah sepuluh tahun sejak meraih gelar juara du­nianya, petinju asal Ban­jar­ne­gara Jawa Tengah ini hanya se­kali mengantongi kemenangan TKO atas petinju Panama Roinet Caballero di Jakarta, 2008 silam. Sisanya, dia harus menjalani la­ga 12 ronde untuk meraih ke­me­nangan angka.

Nah, di tahun ‘Naga Air’ ini, Chris John sesumbar bakal me­ng-KO Kimura. Bahkan, anak asuh Craig Christian ini sudah me­nyiapkan jurus Pukulan Naga untuk menganvaskan Kimura.

“Di Tahun Naga ini saya ber­harap dapat hoki yang baik. Target dan keinginan saya untuk meraih kemenangan mak­simal, bertarung dengan mak­simal dan meraih hasil maksimal dengan KO atau TKO,” kata Chris John yang mengantongi 46 kemenangan dengan 22 kali KO dan belum terkalahkan.

Lantaran belum pernah lagi mengantongi kemenangan KO di enam pertarungan terakhir, banyak pengamat tinju dunia yang menilai bahwa performa man­tan atlet wushu nasional itu su­dah mulai menurun. Untuk itu, Chris John berharap perta­rung­an melawan Kimora bisa lebih baik.

Sementara itu, Kimura tidak mau sesumbar jelang laga ter­sebut. Dia ingin membuk­tikannya di atas ring dan sudah me­nyiapkan strategi khusus un­tuk mengalahkan Chris John.

“Kubu Chris John memang ingin berperang dengan seorang petarung. Sayalah petarung itu. Salah satu dari kami akan jatuh KO dan sayalah yang akan jadi juara baru,” tandas Kimura yang memiliki rekor bertarung 24 me­nang, (9 KO), 4-2. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya