Berita

jusuf kalla/ist

Munculkan JK, Yakinlah Demokrat Cuma Mau Acak-acak Beringin

JK Besar di Nasdem
JUMAT, 04 MEI 2012 | 11:09 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Berdasarkan analisa hubungan antara Partai Demokrat dengan Jusuf Kalla alias JK saat menjadi wapresnya SBY (2004 - 2009), menjadi sungguh tak masuk akal wacana pencalonan eks ketum Partai Golkar itu oleh partai binaan SBY.

"Sedemikian buruk dan saling sikut dengan tajam rasanya mustahil akan sungguh-sungguh mencalonkan Jusuf Kalla sebagai Capres Demokrat pada Pilpres 2014 nanti," kata politisi senior, Zaenal Maarif, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 4/5).

Situasi itu lebih memungkinkan, lanjut mantan Wakil Ketua DPR tersebut, karena Partai Golkar sudah punya capres sendiri. Maka, situasi itu harus dimanfaatkan Demokrat untuk melakukan penggembosan kader yang berdiam di partai beringin.


"Agar kader Golkar yang suka pada gaya kepemimpinan JK mulai beralih ke Demokrat, padahal kader-kader Golkar mustahil akan beralih. Saya saja dari Demokrat beralih ke Golkar," lanjut si pendiri Partai Bintang Reformasi yang mundur dari Demokrat pertengahan 2011 itu.

Kalau JK mustahil dicalonkan oleh Demokrat, lalu di mana peluang terbesar JK?
[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya