Berita

ilustrasi, kanker hati

Kesehatan

Penyakit Kanker Bikin Ekonomi Tambah Berat

JUMAT, 04 MEI 2012 | 08:09 WIB

RMOL.Biaya penyembuhan penyakit kanker hati terbilang cukup ma­hal dan jadi beban ekonomi ter­sendiri bagi penderita. Yayasan Kanker Indonesia (YKI) mem­berikan bantuan terapi Sora­fenib secara gratis setiap dua bu­lan sekali dalam satu tahun. Sebab, perawatan kanker hati menjadi beban ekonomi buat pasien.

Terapi Sorafenib ini diklaim dapat meningkatkan tingkat ke­selamatan penderita kanker seba­nyak 47 persen.” YKI berupaya membantu meringankan beban eko­nomi pasien yang kurang mampu secara finansial dalam mengobati kanker hati,” ungkap Ketua Umum YKI Prof Dr Nila Moeloek SpM (K) dalam diskusi media di Jakarta.

Menurut Nila, terapi ini meru­pa­kan wujud dari kolaborasi a­n­tara pemerintah, ahli kanker, pe­rusahaan farmasi, yakni Bayer Indonesia dan kelompok advo­kasi, guna meringankan beban pasien kanker hati di Indonesia.

“Semua ini dilakukan demi menjaga harapan hidup pasien kanker hati. Karena selama ini, penyakit kanker sangat mem­pe­ngaruhi kehidupan pasien baik secara materil maupun non ma­teril,” jelas Nila.

Ia menjelaskan, Sorafenib m­e­ru­pakan terapi oral dengan sasaran sel tumor dan sistem pendarahan tumor untuk dikon­sumsi dalam jangka panjang. Selain mengo­bati kanker hati sta­dium lanjut, terapi ini juga di­gu­na­kan untuk kanker ginjal sta­dium lanjut.

Terapi ini telah disetujui lebih dari 40 negara bagi pengobatan penderita kanker hati yang tidak dapat di operasi dan lebih dari 70 negara untuk pengobatan pen­de­rita kanker ginjal stadium lanjut.

Di beberapa negara Asia Teng­gara, seperti Vietnam, Malaysia dan Thailand telah memasukkan terapi target untuk Hepato­cellu­lar Carcinoma (HCC) ke dalam daftar penyakit yang pem­bia­ya­annya dibantu Negara melalui berbagai sistem.

Sorafenib, kata dia, sudah men­jadi sistem standar untuk terapi kanker hati stadium lanjut. Obat ini adalah salahsatu terapi yang telah menunjukkan adanya pe­ning­katan survival rate bagi para penderita kanker hati di dunia.

Kemampuan Sorafenib mem­perpanjang harapan hidup, dapat dilihat dari hasil berbagai riset antara lain penelitian interna­sional SHARP fase ketiga yang dilaku­kan pada pasien kanker hati  di AS, Eropa dan Australia me­nunjuk­kan, Sorafenib secara signifikan m­e­ningkatkan kualitas kelangsu­ngan hidup sebesar 44 persen.

Sementara di Indonesia, menu­rut Nila, sebagian besar pasien kanker hati masih harus me­nang­gung sendiri biaya pengo­ba­tan­nya.

“Beberapa jenis kanker lain­nya, seperti kanker paru-paru, pa­yudara, ovarium, serviks, naso­faring dan lainnya sudah men­da­pat bantuan dari pemerintah, sedangkan kanker hati belum,” tutur Nila. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya