Berita

muntasir hamid/ist

Muntasir Hamid Bulat Laporkan Ical ke Polisi

RABU, 02 MEI 2012 | 17:02 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Tekad Muntasir Hamid sudah bulat mengadukan Aburizal Bakrie alias Ical ke kantor polisi.

Hal itu dikonformasi Humas Ical Crisis Center (ICC), Iwan Pribadi, lewat penjelasan pers, Rabu petang (2/5). Dia ungkapkan bahwa Ketua DPD II Banda Aceh itu siap ke kantor polisi difasilitasi Tim Pengacara dari ICC.

Muntasir yang juga Ketua Forum DPD II Golkar se-Indonesia itu menegaskan, Golkar harus diselamatkan dari kendali Ical yang cenderung otoriter.


"Kami yang berdarah-darah di daerah sejak menjelang Munas VII Golkar di Pekanbaru dan di Pekanbaru kami kembali kerja keras menjaga kekompakan teman-teman. Tapi setelah meraih kemenangan Ical seenaknya mencampakkan suara DPD II," ucap Muntasir dalam keterangan persnya.

Selain Muntasir, tokoh DPD Partai Golkar Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Jufri Yakuba, termasuk yang kecewa berat dengan kepemimpinan Ical bersama ring satunya. ”Banyak kebijakan Ical dan orang dekatnya merugikan kami di DPD II," Jufri dalam rilis yang sama.

Sebagai pengurus DPD II mereka merasa sebagai yang pontang panting membesarkan Golkar sampai ke kelurahan-kelurahan dan desa. Tapi, giliran pencalonan di Pilkada, tiba-tiba DPP menggunakan sistem survei yang menjadikan  orang non Golkar menjadi calon Bupati. Mereka juga menggugat para pengurus DPD I yang hanya mondar-mandir ke Jakarta untuk memperkayaya diri sendiri.

Menurut kedua tokoh teras DPD II itu, alasan mereka ingin jadi peserta di Rapimnassus sebagai kesempatan untuk membeberkan kemunduran Golkar di daerah mereka akibat kebobrokan cara kerja DPD I maupun oknum pengurus di DPP.

"Tekad saya sudah bulat menggugat Ical. Saya segera melapor ke kepolisian bersama penngacara di ICC," kata Muntasir yang mengaku sudah didukung 350 DPD II. dan siap melapor ke kepolisian pekan depan. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya